Halloween Costume ideas 2015
March 2019
Adsense ANEKA AYAM ANEKA BUBUR KOLAK ANEKA CAMILAN ANEKA DAGING ANEKA ES ANEKA GORENGAN ANEKA IKAN SEAFOOD ANEKA JAJANAN ANEKA KUE ANEKA KUE BASAH ANEKA KUE KERING ANEKA MAKANAN BAYI ANEKA MIE PASTA ANEKA MINUMAN ANEKA NASI ANEKA PUDING ANEKA ROTI ANEKA SAMBAL ANEKA SAYUR MAYUR ANEKA SUP SOTO ANEKA TAHU TEMPE ANEKA TELUR Bahasa Indonesia baju Blogging Catatan Guru SD Cerpen Css/Javascript Designs harga souvenir pernikahan murah bekasi harga souvenir pernikahan murah bogor harga souvenir pernikahan murah depok harga souvenir pernikahan murah jakarta harga souvenir pernikahan murah tangerang How To Informasi Informasi Pendidikan Informasi Umum Internet IPA jual souvenir pernikahan berkualitas bali jual souvenir pernikahan berkualitas bandung jual souvenir pernikahan berkualitas banjarmasin jual souvenir pernikahan berkualitas batam jual souvenir pernikahan berkualitas bekasi jual souvenir pernikahan berkualitas bogor jual souvenir pernikahan berkualitas depok jual souvenir pernikahan berkualitas jakarta jual souvenir pernikahan berkualitas medan jual souvenir pernikahan berkualitas palembang jual souvenir pernikahan berkualitas tangerang jual souvenir pernikahan lucu bali jual souvenir pernikahan lucu bandung jual souvenir pernikahan lucu banjarmasin jual souvenir pernikahan lucu batam jual souvenir pernikahan lucu bekasi jual souvenir pernikahan lucu bogor jual souvenir pernikahan lucu depok jual souvenir pernikahan lucu jakarta jual souvenir pernikahan lucu medan jual souvenir pernikahan lucu palembang jual souvenir pernikahan lucu tangerang jual souvenir pernikahan murah bali jual souvenir pernikahan murah bandung jual souvenir pernikahan murah banjarmasin jual souvenir pernikahan murah batam jual souvenir pernikahan murah bekasi jual souvenir pernikahan murah bogor jual souvenir pernikahan murah depok jual souvenir pernikahan murah medan jual souvenir pernikahan murah palembang jual souvenir pernikahan murah tangerang jual souvenir pernikahan rekomended bali jual souvenir pernikahan rekomended bandung jual souvenir pernikahan rekomended banjarmasin jual souvenir pernikahan rekomended batam jual souvenir pernikahan rekomended bekasi jual souvenir pernikahan rekomended bogor jual souvenir pernikahan rekomended depok jual souvenir pernikahan rekomended jakarta jual souvenir pernikahan rekomended medan jual souvenir pernikahan rekomended palembang jual souvenir pernikahan rekomended tangerang jual souvenir pernikahan terlaris bali jual souvenir pernikahan terlaris bandung jual souvenir pernikahan terlaris banjarmasin jual souvenir pernikahan terlaris batam jual souvenir pernikahan terlaris bekasi jual souvenir pernikahan terlaris bogor jual souvenir pernikahan terlaris depok jual souvenir pernikahan terlaris jakarta jual souvenir pernikahan terlaris medan jual souvenir pernikahan terlaris palembang jual souvenir pernikahan terlaris tangerang jual souvenir pernikahan termurah bali jual souvenir pernikahan termurah bandung jual souvenir pernikahan termurah banjarmasin jual souvenir pernikahan termurah batam jual souvenir pernikahan termurah bekasi jual souvenir pernikahan termurah bogor jual souvenir pernikahan termurah depok jual souvenir pernikahan termurah medan jual souvenir pernikahan termurah palembang jual souvenir pernikahan termurah tangerang jual souvenir pernikahan terpercaya bali jual souvenir pernikahan terpercaya bandung jual souvenir pernikahan terpercaya banjarmasin jual souvenir pernikahan terpercaya batam jual souvenir pernikahan terpercaya bekasi jual souvenir pernikahan terpercaya bogor jual souvenir pernikahan terpercaya depok jual souvenir pernikahan terpercaya jakarta jual souvenir pernikahan terpercaya medan jual souvenir pernikahan terpercaya palembang jual souvenir pernikahan terpercaya tangerang jual souvenir pernikahan unik bali jual souvenir pernikahan unik bandung jual souvenir pernikahan unik banjarmasin jual souvenir pernikahan unik batam jual souvenir pernikahan unik bekasi jual souvenir pernikahan unik bogor jual souvenir pernikahan unik depok jual souvenir pernikahan unik jakarta jual souvenir pernikahan unik medan jual souvenir pernikahan unik palembang jual souvenir pernikahan unik tangerang Kisi-kisi Soal Komputer Label Based Sitemap Themes lainnya Matematika Materi Ajar Multimedia Opini Otak-atik Blog Pages Pedagogis Pendidikan Posts SEO Settings Sitemap Themes Tips TIPS DAN INFO Tools Tutorial Tutorial Ms. Excel Tutorial Print Widgets

Kabar Gembira Buat kamu yang ga sengaja kunjungi Blog ini !!!

jarang-jarang kamu bisa nemuin Harga SOUVENIR se Murah ini..

karena ini kami buat sengaja buat kamu yang ga sengaja berkunjung ke Blog kami dengan ulasan kami selain dari ulasan souvenir

Nah buat kamu yang tertarik dengan Harga-harga souvenir kami, bisa langsung hubungi whatsapp kami di 081296650889 atau 081382658900

caranya screenshoot atau sertakan link url souvenir yang kamu minati pada blog ini, kirimkan kepada kami di nomer yang sudah tertera dia atas

tanpa screenshoot atau link blog kami, kemungkinan kami akan memberikan harga jual yang ada pada toko kami yang cenderung lebih tinggi tentunya


Assalamualaikum, Berikut saya sajikan bahan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), dulu namanya yakni MOS (Masa Orientasi Sekolah).

  Berikut saya sajikan bahan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah  Materi MPLS ke-1: Arti MPLS dan Makna Wawasan Wiyata Mandala


Materi MPLS ini ada dalam 7 potongan yaitu:
1. Materi MPLS dan Makna Wawasan Wiyata Mandala
2. Materi MPLS Kepramukaan
3. Materi Kesadaran Berbangsa dan Bernegara
4. Materi MPLS Belajar EfektifPendidikan
5. Materi MPLS Pendidikan Karakter
6. Materi MPLS Tata Krama Siswa
7. Materi MPLS Pengenalan Kurikulum

Pada kesempatan ini, saya bagikan potongan pertama (Bagian 1) terlebih dahulu. Silakan cermati bahan berikut ini perihal Arti MPLS dan Makna Wawasan Wiyata Mandala

ARTI DAN MAKNA WAWASAN WIYATA MANDALA
A. Wawasan : Suatu pandangan atau perilaku yang mendalam terhadap suatu hakikat. Wiyata : Pendidikan Mandala : Tempat atau lingkungan Wiyata mandala yakni perilaku menghargai dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekolah sebagai daerah menuntut ilmu pengetahuan. Unsur-unsur wiyata mandala:
1. Sekolah merupakan lingkungan pendidikan
2. Kepala sekolah mempunyai wewenang dan tanggung jawab penuh atas penyelenggaraan pendidikan dalam lingkungan sekolah.
3. Antara guru dan orang renta siswa harus ada saling pengertian dan kerjasama erat untuk mengemban kiprah pendidikan (hubungan yang serasi)
4. Warga sekolah di dalam maupun di luar sekolah harus menjunjung tinggi martabat dan gambaran guru.
5. Sekolah harus bertumpu pada masyarakat sekitarnya dan mendukung antarwarga.

B. SEKOLAH DAN FUNGSINYA
Sekolah merupakan daerah penyelenggaraan PBM, menanamkan dan berbagi banyak sekali nilai, ilmu pengetahuan, teknologi dan keterampilan. Sekolah merupakan forum pendidikan formal daerah berlangsungnya PBM untuk membina dan mengembangkan:
1. Ilmu pengetahuan dan teknologi
2. Pandangan hidup/kepribadian
3. Hubungan antara insan dengan lingkungan atau insan dengan Tuhannya
4. Kemampuan berkarya.

C. FUNGSI SEKOLAH
Fungsi sekolah yakni sebagai daerah masyarakat berguru sebab mempunyai aturan/tata tertib kehidupan yang mengatur kekerabatan antara guru, pengelola pendidikan siswa dalam PBM untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan dlam suasana yang dinamis.

D. CIRI-CIRI SEKOLAH SEBAGAI MASYARALAT BELAJAR
Ciri-ciri sekolah sebagai masyarakat berguru yakni :
1. Ada guru dan siswa, timbulnya PBM yang tertib
2. Tercapainya masyarakat yang sadar, mau berguru dan bekerja keras.
3. Terbentuknya insan Indonesia seutuhnya.

E. PRINSIP SEKOLAH
Sekolah sebagai Wiyata Mandala selain harus bertumpu pada masyarakat sekitarnya, juga harus mencegah masuknya faham perilaku dan perbuatan yang secara sadar ataupun tidak sanggup menjadikan kontradiksi antara sesama sebab perbedaan suku, agama, asal/usul/keturunan, tingkat sosial ekonomi serta perbedaan paham politik. Sekolah dihentikan hidup menyendiri melepaskan diri dari tantangan sosial budaya dalam masyarakat daerah sekolah itu berada. Sekolah juga menjadi suri pola bagi kehidupan masyarakat sekitarnya, serta bisa mencegah masuknya perilaku dan perbuatan yang akan menjadikan pertentangan. Untuk itu sekolah mempunyai prinsip-prinsip sebagai berikut :
1. Sekolah sebagai wadah/lembaga yang menunjukkan bekal hidup. Dalam hal ini sekolah seharusnya bukan hanya sekedar forum yang mencetak para intelektual muda namun lebih dari itu sekolah harus menjadi rumah kedua yang menunjukkan pelayanan dan pengalaman perihal hidup, mulai dari berorganisasi, bermasyarakat (bersosialisasi), pendidikan lingkungan hidup (PLH) atau bahkan pengalaman hidup yang sesungguhnya.
2. Sekolah sebagai institusi daerah akseptor didik berguru dibawah bimbingan pendidik. Bimbingan lebih dari sekedar pengajaran. Dalam bimbingan kiprah pendidik berubah dari seorang pendidik menjadi seorang orangtua bahkan menjadi seorang kakak.
3. Sekolah sebagai forum dengan pelayanan yang adil/merata bagi stakeholdernya. Hal tersebut bisa berupa pemerataan kesempatan mendapat transfer of knowledge, maupun transfer of experience, dengan tanpa membedakan baik dari segi kemampuan ekonomi, kemampuan intelegensia, dan juga kemampuan fisik (gagasan sekolah inklusi).
4. Sekolah sebagai forum pengembangan talenta dan minat siswa. Prinsip ini sejalan dengan teori multiple intelligence (Howard Gardner) yang memandang bahwa kecerdasan intelektual bukanlah satu-satunya yang perlu diperhatikan oleh forum pendidikan, terutama sekolah. Kemampuan bersosialisasi, kemampuan kinestik, kemampuan seni dan kemampuan-kemampuan lainnya juga perlu diperhatikan secara seimbang.
5. Sekolah sebagai forum pelatihan potensi di luar intelegensi. Peningkatan kemampuan intelektual, emosional maupun kemampuan-kemampuan lainnya mendapat perhatian yang seimbang.
6. Sekolah harus menunjukkan perhatian serius untuk berbagi kemampuan emosional dan sosial, kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi, kemampuan bekerjasama dalam kelompok, dan lain-lain.
7. Sekolah sebagai wahana pengembangan perilaku dan watak. Sikap sederhana, jujur, terbuka, penuh toleransi, rela berkomunikasi dan berinteraksi, ramah tamah dan bersahabat, cinta negara, cinta lingkungan, siap bantu membantu khususnya kepada yang kurang beruntung merupakan perilaku dan tabiat yang perlu dibuat di dalam lingkungan sekolah.
8. Sekolah sebagai wahana pendewasaan diri. Di dalam dunia yang berubah begitu cepat, salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki tiap akseptor didik yakni kompetensi dasar: berguru secara mandiri. Dengan proses pendewasaan yang diberikan di sekolah, pendidik tidak lagi perlu menjejali pemikiran akseptor didik dengan perintah. Lebih dari itu akseptor didik akan mendapat sesuatu yang jauh lebih besar ketika ia mencari dan mendapat apa yang ia butuhkan untuk hidupnya.
9. Sekolah sebagai potongan dari masyarakat berguru (learning society). Sekolah bukan hanya sebagai daerah pembelajaran bagi akseptor didik, namun juga seharusnya sekolah bisa menjadi sentra pembelajaran bagi masyarakat di lingkungan sekitar.

F. PENGGUNAAN SEKOLAH
Sekolah sebagai suatu forum pendidikan yang diperuntukan sebagai daerah proses kegiatan berguru mengajar, tidak diperbolehkan dijadikan sebagai daerah :
1. Ajang promosi /penjualan produk-produk perniagaan yang tidak berafiliasi dengan pendidikan.
2. Sekolah merupakan lingkungan bebas rokok bagi semua pihak.
3. Penyebaran aliran sesat atau penyebarluasan aliran agama tertentu yang bertentangan dengan undang-undang.
4. Propaganda politik/kampanye.
5. Shooting film dan atau sinetron tanpa seijin Pemerintah Daerah.
6. Kegiatan-kegiatan yang sanggup menjadikan kerusakan, perpecahan, dan perselisihan, sehingga menjadikan suasana sekolah tidak kondusif.

G. PENATAAN WIYATA MANDALA DALAM UPAYA KETAHANAN SEKOLAH
1. Ketahanan sekolah lebih menitikberatkan pada upaya-upaya yang bersifat preventif.
2. Untuk menjadikan sekolah sesuai dengan tujuan dan fungsinya, perlu dilakukan penataan Wiyata Mandala di sekolah melalui langkah-langkah :
a) Meningkatkan koordinasi dan konsolidasai sesama warga sekolah untuk sanggup mencegah sedini mungkin adanya kegiatan dan tindakan yang sanggup mengganggu proses berguru mengajar.
b) Melaksanakan tata tertib sekolah secara konsisten dan berkelanjutan.
c) Melakukan koordinasi dengan Komite sekolah dan pihak keamanan setempat untuk terselenggaranya ketahanan sekolah.
d) Mengadakan penyuluhan bagi orangtua dan siswa yang bermasalah
e) Mengadakan penyuluhan dan pembinanan kesadaran aturan bagi siswa.
f) Pembinaan dan pengembangan keimanan, ketaqwaan, susila bermoral Pancasila, kepribadian sopan santun dan berdisiplin.
g) Pengembangan logika para siswa, rajin belajar, gairah menulis, gemar membaca/ informasi/penemuan para ahli.
h) Mengikutsertakan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan diri.
i) Mengadakan karya wisata dalam rangka pengembangan iptek.

H. TUGAS, WEWENANG DAN TANGGUNGJAWAB KEPALA SEKOLAH DALAM HAL PELAKSANAAN WIYATA MANDALA
Kepala Sekolah sebagai pimpinan utama, bertugas dan bertanggung jawab memimpin penyelenggaraan berguru mengajar serta membina pendidik dan tenaga kependidikan serta membina kekerabatan kolaborasi dan kiprah serta masyarakat. Kepala Sekolah dalam melaksanakan penataan Wiyata Mandala di sekolah, dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan :
1. Melaksanakan program-program yang telah disusun bersama Komite Sekolah.
2. Menyelenggarakan musyawarah sekolah yang melibatkan pendidik, OSIS, Komite Sekolah, tokoh masyarakat serta pihak keamanan setempat.
3. Menertibkan lingkungan sekolah baik yang berbentuk perangkat keras (sarana prasarana) dan perangkat lunak (peraturan-peraturan, tata tertib, tata upacara dan lain lain).
4. Mengadakan pertemuan baik rutin maupun insidentil yang bersifat intern sekolah (kepala sekolah, pendidik, orangtua siswa, siswa).
5. Menyelenggarakan kegiatan yang sanggup menunjang ketahanan sekolah menyerupai PKS, Pramuka, PMR, Paskibraka, kesenian dan sebagainya.

I. MEKANISME DALAM PELAKSANAAN WIYATA MANDALA
Dalam rangka pelaksanaan Wiyata Mandala perlu upaya penang-gulangan secara dini setiap permasalahan yang timbul sehingga sanggup menghilangkan efek negatifnya, yaitu dilaksanakan secara terpadu, sedikit demi sedikit dan berlanjut sebagai berikut :
5.1. Tahap Preventif Upaya untuk meniadakan peluang-peluang yang sanggup memungkinkan terjadinya kasus-kasus negatif di sekolah, melalui antara lain :
a) Memelihara sekolah, dan lingkungan sekolah serta membuat kebersihan dan ketertiban semoga siswa merasa nyaman dan menyenangkan dan tidak ada daerah tertentu yang dijadikan siswa untuk hal-hal negatif.
b) Menciptakan suasana yang serasi antara pihak pendidik/staf dan siswa serta penduduk di sekitar sekolah.
c) Membentuk jaring-jaring pengawasan/kontrol dan razia terhadap kegiatan siswa di lingkungan sekolah.
d) Menghilangkan bentuk-bentuk perpeloncoan pada ketika MOS.
e) Meminimalisir keterlibatan kelompok maupun perorangan dalam kegiatan sekolah.
f) Mengisi jam-jam kosong dengan pelajaran atau kegiatan ekstra lainnya.
g) Meningkatkan kegiatan ekstra kurikuler pada masa awal/akhir semester dan masa liburan sekolah.
h) Peningkatan keamanan dan ketertiban khususnya pada ketika berangkat/ usai sekolah.
5.2. Tahap Represif Upaya untuk menindak siswa yang telah melanggar peraturan-peraturan dan tata tertib sekolah. Upaya Represif menyerupai :
a) Mendamaikan para pihak yang terlibat perselisihan berikut orangtua/pendidik pembinanya.
b) Membatasi areal daerah terjadinya aksi.
c) Menetralisir isu-isu yang berkembang dan mencegah timbulnya isu-isu baru.
d) Berkoordinasi dengan pihak keamanan apabila terdapat pihak luar sekolah yang melanggar keamanan, ketertiban dan perbuatan kriminalitas di lingkungan sekolah.
e) Mengungkap lebih lanjut keterlibatan pihak luar sekolah atas masalah yang timbul dan menuntaskan secara hukum.
f) Mengikutsertakan para jago untuk mengadakan bimbingan dan penyuluhan.
g) Memberikan hukuman sesuai tata tertib yang berlaku.


Itulah bahan ke-1 dari 7 bahan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah)


Assalamualaikum, Berikut saya sajikan bahan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), dulu namanya yakni MOS (Masa Orientasi Sekolah).

  Berikut saya sajikan bahan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah  Materi MPLS ke-1: Arti MPLS dan Makna Wawasan Wiyata Mandala


Materi MPLS ini ada dalam 7 potongan yaitu:
1. Materi MPLS dan Makna Wawasan Wiyata Mandala
2. Materi MPLS Kepramukaan
3. Materi Kesadaran Berbangsa dan Bernegara
4. Materi MPLS Belajar EfektifPendidikan
5. Materi MPLS Pendidikan Karakter
6. Materi MPLS Tata Krama Siswa
7. Materi MPLS Pengenalan Kurikulum

Pada kesempatan ini, saya bagikan potongan pertama (Bagian 1) terlebih dahulu. Silakan cermati bahan berikut ini perihal Arti MPLS dan Makna Wawasan Wiyata Mandala

ARTI DAN MAKNA WAWASAN WIYATA MANDALA
A. Wawasan : Suatu pandangan atau perilaku yang mendalam terhadap suatu hakikat. Wiyata : Pendidikan Mandala : Tempat atau lingkungan Wiyata mandala yakni perilaku menghargai dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekolah sebagai daerah menuntut ilmu pengetahuan. Unsur-unsur wiyata mandala:
1. Sekolah merupakan lingkungan pendidikan
2. Kepala sekolah mempunyai wewenang dan tanggung jawab penuh atas penyelenggaraan pendidikan dalam lingkungan sekolah.
3. Antara guru dan orang renta siswa harus ada saling pengertian dan kerjasama erat untuk mengemban kiprah pendidikan (hubungan yang serasi)
4. Warga sekolah di dalam maupun di luar sekolah harus menjunjung tinggi martabat dan gambaran guru.
5. Sekolah harus bertumpu pada masyarakat sekitarnya dan mendukung antarwarga.

B. SEKOLAH DAN FUNGSINYA
Sekolah merupakan daerah penyelenggaraan PBM, menanamkan dan berbagi banyak sekali nilai, ilmu pengetahuan, teknologi dan keterampilan. Sekolah merupakan forum pendidikan formal daerah berlangsungnya PBM untuk membina dan mengembangkan:
1. Ilmu pengetahuan dan teknologi
2. Pandangan hidup/kepribadian
3. Hubungan antara insan dengan lingkungan atau insan dengan Tuhannya
4. Kemampuan berkarya.

C. FUNGSI SEKOLAH
Fungsi sekolah yakni sebagai daerah masyarakat berguru sebab mempunyai aturan/tata tertib kehidupan yang mengatur kekerabatan antara guru, pengelola pendidikan siswa dalam PBM untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan dlam suasana yang dinamis.

D. CIRI-CIRI SEKOLAH SEBAGAI MASYARALAT BELAJAR
Ciri-ciri sekolah sebagai masyarakat berguru yakni :
1. Ada guru dan siswa, timbulnya PBM yang tertib
2. Tercapainya masyarakat yang sadar, mau berguru dan bekerja keras.
3. Terbentuknya insan Indonesia seutuhnya.

E. PRINSIP SEKOLAH
Sekolah sebagai Wiyata Mandala selain harus bertumpu pada masyarakat sekitarnya, juga harus mencegah masuknya faham perilaku dan perbuatan yang secara sadar ataupun tidak sanggup menjadikan kontradiksi antara sesama sebab perbedaan suku, agama, asal/usul/keturunan, tingkat sosial ekonomi serta perbedaan paham politik. Sekolah dihentikan hidup menyendiri melepaskan diri dari tantangan sosial budaya dalam masyarakat daerah sekolah itu berada. Sekolah juga menjadi suri pola bagi kehidupan masyarakat sekitarnya, serta bisa mencegah masuknya perilaku dan perbuatan yang akan menjadikan pertentangan. Untuk itu sekolah mempunyai prinsip-prinsip sebagai berikut :
1. Sekolah sebagai wadah/lembaga yang menunjukkan bekal hidup. Dalam hal ini sekolah seharusnya bukan hanya sekedar forum yang mencetak para intelektual muda namun lebih dari itu sekolah harus menjadi rumah kedua yang menunjukkan pelayanan dan pengalaman perihal hidup, mulai dari berorganisasi, bermasyarakat (bersosialisasi), pendidikan lingkungan hidup (PLH) atau bahkan pengalaman hidup yang sesungguhnya.
2. Sekolah sebagai institusi daerah akseptor didik berguru dibawah bimbingan pendidik. Bimbingan lebih dari sekedar pengajaran. Dalam bimbingan kiprah pendidik berubah dari seorang pendidik menjadi seorang orangtua bahkan menjadi seorang kakak.
3. Sekolah sebagai forum dengan pelayanan yang adil/merata bagi stakeholdernya. Hal tersebut bisa berupa pemerataan kesempatan mendapat transfer of knowledge, maupun transfer of experience, dengan tanpa membedakan baik dari segi kemampuan ekonomi, kemampuan intelegensia, dan juga kemampuan fisik (gagasan sekolah inklusi).
4. Sekolah sebagai forum pengembangan talenta dan minat siswa. Prinsip ini sejalan dengan teori multiple intelligence (Howard Gardner) yang memandang bahwa kecerdasan intelektual bukanlah satu-satunya yang perlu diperhatikan oleh forum pendidikan, terutama sekolah. Kemampuan bersosialisasi, kemampuan kinestik, kemampuan seni dan kemampuan-kemampuan lainnya juga perlu diperhatikan secara seimbang.
5. Sekolah sebagai forum pelatihan potensi di luar intelegensi. Peningkatan kemampuan intelektual, emosional maupun kemampuan-kemampuan lainnya mendapat perhatian yang seimbang.
6. Sekolah harus menunjukkan perhatian serius untuk berbagi kemampuan emosional dan sosial, kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi, kemampuan bekerjasama dalam kelompok, dan lain-lain.
7. Sekolah sebagai wahana pengembangan perilaku dan watak. Sikap sederhana, jujur, terbuka, penuh toleransi, rela berkomunikasi dan berinteraksi, ramah tamah dan bersahabat, cinta negara, cinta lingkungan, siap bantu membantu khususnya kepada yang kurang beruntung merupakan perilaku dan tabiat yang perlu dibuat di dalam lingkungan sekolah.
8. Sekolah sebagai wahana pendewasaan diri. Di dalam dunia yang berubah begitu cepat, salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki tiap akseptor didik yakni kompetensi dasar: berguru secara mandiri. Dengan proses pendewasaan yang diberikan di sekolah, pendidik tidak lagi perlu menjejali pemikiran akseptor didik dengan perintah. Lebih dari itu akseptor didik akan mendapat sesuatu yang jauh lebih besar ketika ia mencari dan mendapat apa yang ia butuhkan untuk hidupnya.
9. Sekolah sebagai potongan dari masyarakat berguru (learning society). Sekolah bukan hanya sebagai daerah pembelajaran bagi akseptor didik, namun juga seharusnya sekolah bisa menjadi sentra pembelajaran bagi masyarakat di lingkungan sekitar.

F. PENGGUNAAN SEKOLAH
Sekolah sebagai suatu forum pendidikan yang diperuntukan sebagai daerah proses kegiatan berguru mengajar, tidak diperbolehkan dijadikan sebagai daerah :
1. Ajang promosi /penjualan produk-produk perniagaan yang tidak berafiliasi dengan pendidikan.
2. Sekolah merupakan lingkungan bebas rokok bagi semua pihak.
3. Penyebaran aliran sesat atau penyebarluasan aliran agama tertentu yang bertentangan dengan undang-undang.
4. Propaganda politik/kampanye.
5. Shooting film dan atau sinetron tanpa seijin Pemerintah Daerah.
6. Kegiatan-kegiatan yang sanggup menjadikan kerusakan, perpecahan, dan perselisihan, sehingga menjadikan suasana sekolah tidak kondusif.

G. PENATAAN WIYATA MANDALA DALAM UPAYA KETAHANAN SEKOLAH
1. Ketahanan sekolah lebih menitikberatkan pada upaya-upaya yang bersifat preventif.
2. Untuk menjadikan sekolah sesuai dengan tujuan dan fungsinya, perlu dilakukan penataan Wiyata Mandala di sekolah melalui langkah-langkah :
a) Meningkatkan koordinasi dan konsolidasai sesama warga sekolah untuk sanggup mencegah sedini mungkin adanya kegiatan dan tindakan yang sanggup mengganggu proses berguru mengajar.
b) Melaksanakan tata tertib sekolah secara konsisten dan berkelanjutan.
c) Melakukan koordinasi dengan Komite sekolah dan pihak keamanan setempat untuk terselenggaranya ketahanan sekolah.
d) Mengadakan penyuluhan bagi orangtua dan siswa yang bermasalah
e) Mengadakan penyuluhan dan pembinanan kesadaran aturan bagi siswa.
f) Pembinaan dan pengembangan keimanan, ketaqwaan, susila bermoral Pancasila, kepribadian sopan santun dan berdisiplin.
g) Pengembangan logika para siswa, rajin belajar, gairah menulis, gemar membaca/ informasi/penemuan para ahli.
h) Mengikutsertakan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan diri.
i) Mengadakan karya wisata dalam rangka pengembangan iptek.

H. TUGAS, WEWENANG DAN TANGGUNGJAWAB KEPALA SEKOLAH DALAM HAL PELAKSANAAN WIYATA MANDALA
Kepala Sekolah sebagai pimpinan utama, bertugas dan bertanggung jawab memimpin penyelenggaraan berguru mengajar serta membina pendidik dan tenaga kependidikan serta membina kekerabatan kolaborasi dan kiprah serta masyarakat. Kepala Sekolah dalam melaksanakan penataan Wiyata Mandala di sekolah, dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan :
1. Melaksanakan program-program yang telah disusun bersama Komite Sekolah.
2. Menyelenggarakan musyawarah sekolah yang melibatkan pendidik, OSIS, Komite Sekolah, tokoh masyarakat serta pihak keamanan setempat.
3. Menertibkan lingkungan sekolah baik yang berbentuk perangkat keras (sarana prasarana) dan perangkat lunak (peraturan-peraturan, tata tertib, tata upacara dan lain lain).
4. Mengadakan pertemuan baik rutin maupun insidentil yang bersifat intern sekolah (kepala sekolah, pendidik, orangtua siswa, siswa).
5. Menyelenggarakan kegiatan yang sanggup menunjang ketahanan sekolah menyerupai PKS, Pramuka, PMR, Paskibraka, kesenian dan sebagainya.

I. MEKANISME DALAM PELAKSANAAN WIYATA MANDALA
Dalam rangka pelaksanaan Wiyata Mandala perlu upaya penang-gulangan secara dini setiap permasalahan yang timbul sehingga sanggup menghilangkan efek negatifnya, yaitu dilaksanakan secara terpadu, sedikit demi sedikit dan berlanjut sebagai berikut :
5.1. Tahap Preventif Upaya untuk meniadakan peluang-peluang yang sanggup memungkinkan terjadinya kasus-kasus negatif di sekolah, melalui antara lain :
a) Memelihara sekolah, dan lingkungan sekolah serta membuat kebersihan dan ketertiban semoga siswa merasa nyaman dan menyenangkan dan tidak ada daerah tertentu yang dijadikan siswa untuk hal-hal negatif.
b) Menciptakan suasana yang serasi antara pihak pendidik/staf dan siswa serta penduduk di sekitar sekolah.
c) Membentuk jaring-jaring pengawasan/kontrol dan razia terhadap kegiatan siswa di lingkungan sekolah.
d) Menghilangkan bentuk-bentuk perpeloncoan pada ketika MOS.
e) Meminimalisir keterlibatan kelompok maupun perorangan dalam kegiatan sekolah.
f) Mengisi jam-jam kosong dengan pelajaran atau kegiatan ekstra lainnya.
g) Meningkatkan kegiatan ekstra kurikuler pada masa awal/akhir semester dan masa liburan sekolah.
h) Peningkatan keamanan dan ketertiban khususnya pada ketika berangkat/ usai sekolah.
5.2. Tahap Represif Upaya untuk menindak siswa yang telah melanggar peraturan-peraturan dan tata tertib sekolah. Upaya Represif menyerupai :
a) Mendamaikan para pihak yang terlibat perselisihan berikut orangtua/pendidik pembinanya.
b) Membatasi areal daerah terjadinya aksi.
c) Menetralisir isu-isu yang berkembang dan mencegah timbulnya isu-isu baru.
d) Berkoordinasi dengan pihak keamanan apabila terdapat pihak luar sekolah yang melanggar keamanan, ketertiban dan perbuatan kriminalitas di lingkungan sekolah.
e) Mengungkap lebih lanjut keterlibatan pihak luar sekolah atas masalah yang timbul dan menuntaskan secara hukum.
f) Mengikutsertakan para jago untuk mengadakan bimbingan dan penyuluhan.
g) Memberikan hukuman sesuai tata tertib yang berlaku.


Itulah bahan ke-1 dari 7 bahan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah)

Seri Pedagogi: Pengertian Teori Belajar dan Manfaatnya kita mempelajari teori belajar

Sebagai guru, kita dituntut mempunyai empat kompetensi sebagai pendidik. Keempat kompetensi ini yaitu kompetensi pedagogi, profesional, kepribadian, dan sosial. Kompetensi pedagogi menjadi tombak keberhasilan dalam melaksanakan kiprah dan kewajiban guru dalam kegiatan pembelajarannya.

Kompetensi pedagogi merupakan kompetensi yang harus dikuasai guru sebab berkaitan dengan tata cara, prinsip, teori, serta filosofi pengajaran yang dilakukannya selama pembelajaran. Guru melaksanakan pengajaran di kelas sering menemukan temuan-temuan gres saat berhadapan dengan individu-individu akseptor didiknya. Guru akan mempertimbangkan, menganalisis, mengevaluasi dari cara pengajarannya hingga keputusan tindakan yang akan diambil sehingga tujuan dari pembelajaran tersebut tercapai.
 Pengertian Teori Belajar dan Manfaatnya kita mempelajari teori mencar ilmu Pengertian dan Manfaatnya Mempelajari Teori Belajar Bagi Guru


Salah satu kompetensi pedagogi bagi guru yaitu mengenai teori belajar. Sebelum menjadi guru, tentu seorang calon guru dibekali keilmuan mengenai teori belajar. Teori ini diajarkan di daerah kuliah bahkan menjadi matakuliah pokok seabgai dasar supaya calon guru mempunyai kompetensi pedagogi atau kompetensi cara mereka mengajar.

Setelah menjadi guru pun, teori mencar ilmu seakan-akan selalu diingatkan oleh pengawas binaan dalam mensupervisi kinerja guru. Bedanya, saat sudah mengajar teori mencar ilmu masih bersifat benar-benar teori, belum hingga pada penerapan. Sedangkan sehabis mereka terjun di dunia pendidikan, teori mencar ilmu ini sudah dalam bentuk implementasinya.

Terbukti saat dalam diskusi guru, salah seorang guru menceritakan permasalahannya dalam mengajar. Guru tersebut mengutarakan bahwa ada satu di antara akseptor didiknya yang mengalami kesulitan belajar. Beberapa teknik pembelajaran pun mereka lakukan. Sayangnya, perjuangan itu belum maksimal sebab beberapa hal. Ketika diuraikan dengan teori belajar, guru tersebut seolah-oleh lupa bahwa ada teori yang menjelaskan permasalahan itu. Disinilah saya mencoba menguraikan kembali mengenai teori belajar.

Sebelum pada teori belajar, kita sepakati terlebih dahulu beberapa pengertian supaya kita lebih utuh dalam memahaminya. Pertama, mengenai pengertian mencar ilmu itu sendiri dan selanjutnya pengertian dari teori.

Belajar tidak hanya kegiatan duduk anggun penuh konsentrasi membaca dan memahami teks bacaan. Latihan bersepeda dari mulai dengan roda bantu hingga jago bersepeda pun disebut belajar. Bahkan pengertian mencar ilmu lebih bermacam-macam daripada itu. Namun, poin penting dari mencar ilmu yaitu suatu perjuangan yang berupa kegiatan hingga terjadi perubahan tingkah laris yang relatif usang dan tetap (Hudoyo, 1988).

Fenomena-fenomena yang terjadi di lingkungan kita yaitu objek yang sedang kita pelajari. Sekumpulan fenomena ini kemudian dirumuskan menjadi prinsip umum untuk dipahami. Misalnya saat seorang anak kecil melihat ada anak lain yang sedang bersepeda dengan lincahnya, maka ada impian untuk mengikutinya. Dia berlatih untuk mempelajari prinsip umum bagaimana supaya dirinya memahami cara bersepeda dengan benar. Setelah ia bisa, ia sudah menerapkan prinsip umum cara bersepeda. Itulah teori yang sedang dipelajari oleh anak kecil tadi.

Belajar setidaknya mempunyai beberapa syarat: mencar ilmu yaitu suatu kegiatan/aktivitas, terjadinya perubahan baik berupa tingkah laris maupun pemahaman, hingga perubahan yang usang dan tetap. Dikatakan siswa telah mencar ilmu apabila ada perubahan dari belum sanggup menjadi bisa, dari tidak mengerti menjadi mengerti, dari tidak tahu menjadi tahu, dan perubahan relatif lainnya kearah perubahan. Perubahan yang relatif usang dan tetap maksudnya tidak memungkinkannya orang yang telah mencar ilmu dari sanggup menjadi tidak sanggup lagi (kembali menyerupai sebelum belajar).

Belajar sendiri tidak menutup pada perubahan yang kearah nyata saja. Perubahan yang sifatnya negatif pun disebut belajar. Mengapa? Karena persyaratan dari pengertian mencar ilmu itu tadi. Dengan adanya suatu kegiatan negatif, kemudian terjadinya perubahan yang relatif dan berangsur-angsur lama, maka individu tersebut mempunyai perubahan tingkah laris yang negatif.

 Oleh sebab itu, disinilah kita akan mempelajari teori mencar ilmu supaya dimanfaatkan guru sebagai pendidik dalam mengemban amanah pendidikan nasional supaya terciptanya insan Indonesia yang beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter. Sehingga perubahan-perubahan dari pembelajaran yang diinginkan menjadi lebih positif.

Mengapa kita harus memahami teori belajar?

Seperti ilustrasi yang sudah saya sebutkan di atas. Ketika anak kecil ingin sanggup bersepeda menyerupai temannya, maka selama ia berlatih ia sedang menerapkan teori bersepeda. Lalu ia memahami bagaimana menyeimbangkan diri selama berlatih. Dalam proses ini, anak kecil sedang memahami teori bersepeda supaya ia menjadi bisa. Selama latihan, anak kecil sering mengalami kegagalan. Misalnya jatuh, tapi tetap bangun lagi, jatuh bangun lagi, hingga ia benar-benar paham bersepeda dengan baik. Dalam proses latihan inilah anak kecil sedang menerapkan pengertian belajar.

Dari ilustrasi di atas, kita sanggup mengasosiasikan manfaat teori bersepeda yang dilakukan oleh anak kecil tadi dengan manfaat kita mempelajari teori mencar ilmu bagi guru. Anak kecil sedang mempelajari teori bersepeda guna memahami kendala-kendala selama berlatih hingga ia sanggup dan mahir. Begitu juga dengan guru, guru harus sanggup menguasai teori mencar ilmu supaya ia sanggup memahami proses terjadinya mencar ilmu pada insan sehingga ia akan mengetahui apa yang harus dilakukannya supaya siswanya sanggup mencar ilmu dengan optimal.

Itulah ulasan singkat dari saya mengenai pengertian dan keuntungannya kita mempelajari teori belajar. Adapun menyerupai apa sih teori mencar ilmu itu? Insya Allah akan saya posting pada kesempatan lain.

Seri Pedagogi: Pengertian Teori Belajar dan Manfaatnya kita mempelajari teori belajar

Sebagai guru, kita dituntut mempunyai empat kompetensi sebagai pendidik. Keempat kompetensi ini yaitu kompetensi pedagogi, profesional, kepribadian, dan sosial. Kompetensi pedagogi menjadi tombak keberhasilan dalam melaksanakan kiprah dan kewajiban guru dalam kegiatan pembelajarannya.

Kompetensi pedagogi merupakan kompetensi yang harus dikuasai guru sebab berkaitan dengan tata cara, prinsip, teori, serta filosofi pengajaran yang dilakukannya selama pembelajaran. Guru melaksanakan pengajaran di kelas sering menemukan temuan-temuan gres saat berhadapan dengan individu-individu akseptor didiknya. Guru akan mempertimbangkan, menganalisis, mengevaluasi dari cara pengajarannya hingga keputusan tindakan yang akan diambil sehingga tujuan dari pembelajaran tersebut tercapai.
 Pengertian Teori Belajar dan Manfaatnya kita mempelajari teori mencar ilmu Pengertian dan Manfaatnya Mempelajari Teori Belajar Bagi Guru


Salah satu kompetensi pedagogi bagi guru yaitu mengenai teori belajar. Sebelum menjadi guru, tentu seorang calon guru dibekali keilmuan mengenai teori belajar. Teori ini diajarkan di daerah kuliah bahkan menjadi matakuliah pokok seabgai dasar supaya calon guru mempunyai kompetensi pedagogi atau kompetensi cara mereka mengajar.

Setelah menjadi guru pun, teori mencar ilmu seakan-akan selalu diingatkan oleh pengawas binaan dalam mensupervisi kinerja guru. Bedanya, saat sudah mengajar teori mencar ilmu masih bersifat benar-benar teori, belum hingga pada penerapan. Sedangkan sehabis mereka terjun di dunia pendidikan, teori mencar ilmu ini sudah dalam bentuk implementasinya.

Terbukti saat dalam diskusi guru, salah seorang guru menceritakan permasalahannya dalam mengajar. Guru tersebut mengutarakan bahwa ada satu di antara akseptor didiknya yang mengalami kesulitan belajar. Beberapa teknik pembelajaran pun mereka lakukan. Sayangnya, perjuangan itu belum maksimal sebab beberapa hal. Ketika diuraikan dengan teori belajar, guru tersebut seolah-oleh lupa bahwa ada teori yang menjelaskan permasalahan itu. Disinilah saya mencoba menguraikan kembali mengenai teori belajar.

Sebelum pada teori belajar, kita sepakati terlebih dahulu beberapa pengertian supaya kita lebih utuh dalam memahaminya. Pertama, mengenai pengertian mencar ilmu itu sendiri dan selanjutnya pengertian dari teori.

Belajar tidak hanya kegiatan duduk anggun penuh konsentrasi membaca dan memahami teks bacaan. Latihan bersepeda dari mulai dengan roda bantu hingga jago bersepeda pun disebut belajar. Bahkan pengertian mencar ilmu lebih bermacam-macam daripada itu. Namun, poin penting dari mencar ilmu yaitu suatu perjuangan yang berupa kegiatan hingga terjadi perubahan tingkah laris yang relatif usang dan tetap (Hudoyo, 1988).

Fenomena-fenomena yang terjadi di lingkungan kita yaitu objek yang sedang kita pelajari. Sekumpulan fenomena ini kemudian dirumuskan menjadi prinsip umum untuk dipahami. Misalnya saat seorang anak kecil melihat ada anak lain yang sedang bersepeda dengan lincahnya, maka ada impian untuk mengikutinya. Dia berlatih untuk mempelajari prinsip umum bagaimana supaya dirinya memahami cara bersepeda dengan benar. Setelah ia bisa, ia sudah menerapkan prinsip umum cara bersepeda. Itulah teori yang sedang dipelajari oleh anak kecil tadi.

Belajar setidaknya mempunyai beberapa syarat: mencar ilmu yaitu suatu kegiatan/aktivitas, terjadinya perubahan baik berupa tingkah laris maupun pemahaman, hingga perubahan yang usang dan tetap. Dikatakan siswa telah mencar ilmu apabila ada perubahan dari belum sanggup menjadi bisa, dari tidak mengerti menjadi mengerti, dari tidak tahu menjadi tahu, dan perubahan relatif lainnya kearah perubahan. Perubahan yang relatif usang dan tetap maksudnya tidak memungkinkannya orang yang telah mencar ilmu dari sanggup menjadi tidak sanggup lagi (kembali menyerupai sebelum belajar).

Belajar sendiri tidak menutup pada perubahan yang kearah nyata saja. Perubahan yang sifatnya negatif pun disebut belajar. Mengapa? Karena persyaratan dari pengertian mencar ilmu itu tadi. Dengan adanya suatu kegiatan negatif, kemudian terjadinya perubahan yang relatif dan berangsur-angsur lama, maka individu tersebut mempunyai perubahan tingkah laris yang negatif.

 Oleh sebab itu, disinilah kita akan mempelajari teori mencar ilmu supaya dimanfaatkan guru sebagai pendidik dalam mengemban amanah pendidikan nasional supaya terciptanya insan Indonesia yang beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter. Sehingga perubahan-perubahan dari pembelajaran yang diinginkan menjadi lebih positif.

Mengapa kita harus memahami teori belajar?

Seperti ilustrasi yang sudah saya sebutkan di atas. Ketika anak kecil ingin sanggup bersepeda menyerupai temannya, maka selama ia berlatih ia sedang menerapkan teori bersepeda. Lalu ia memahami bagaimana menyeimbangkan diri selama berlatih. Dalam proses ini, anak kecil sedang memahami teori bersepeda supaya ia menjadi bisa. Selama latihan, anak kecil sering mengalami kegagalan. Misalnya jatuh, tapi tetap bangun lagi, jatuh bangun lagi, hingga ia benar-benar paham bersepeda dengan baik. Dalam proses latihan inilah anak kecil sedang menerapkan pengertian belajar.

Dari ilustrasi di atas, kita sanggup mengasosiasikan manfaat teori bersepeda yang dilakukan oleh anak kecil tadi dengan manfaat kita mempelajari teori mencar ilmu bagi guru. Anak kecil sedang mempelajari teori bersepeda guna memahami kendala-kendala selama berlatih hingga ia sanggup dan mahir. Begitu juga dengan guru, guru harus sanggup menguasai teori mencar ilmu supaya ia sanggup memahami proses terjadinya mencar ilmu pada insan sehingga ia akan mengetahui apa yang harus dilakukannya supaya siswanya sanggup mencar ilmu dengan optimal.

Itulah ulasan singkat dari saya mengenai pengertian dan keuntungannya kita mempelajari teori belajar. Adapun menyerupai apa sih teori mencar ilmu itu? Insya Allah akan saya posting pada kesempatan lain.

AKTIFKAN AKTIVASI AKUN PPDB UNTUK MENDAFTAR Sekolah Menengah Pertama NEGERI JALUR AKADEMIK DARI TANGGAL 28 JUNI 2018 HINGGA 03 JUNI 2018

CARA-CARANYA:
1.    MASUK KE SITUS https://kotadebpok.siap-ppdb.com/. Nanti akan tampil halaman ibarat berikut.


 AKTIFKAN AKTIVASI AKUN PPDB UNTUK MENDAFTAR Sekolah Menengah Pertama NEGERI JALUR AKADEMIK DARI TANGGAL  CARA AKTIVASI AKUN PPDB JALUR AKADEMIK PPDB ONLINE


Kemudian klik PPDB Online Jenjang Sekolah Menengah Pertama yang berwarna biru (lihat gambar), kalau memakai seluler pilih SMP. Nanti akan tampil halaman ibarat gambar pada langkah no.2

2.    Kemudian pilih AKTIVASI AKUN

 AKTIFKAN AKTIVASI AKUN PPDB UNTUK MENDAFTAR Sekolah Menengah Pertama NEGERI JALUR AKADEMIK DARI TANGGAL  CARA AKTIVASI AKUN PPDB JALUR AKADEMIK PPDB ONLINE



3.    Isi Data

 AKTIFKAN AKTIVASI AKUN PPDB UNTUK MENDAFTAR Sekolah Menengah Pertama NEGERI JALUR AKADEMIK DARI TANGGAL  CARA AKTIVASI AKUN PPDB JALUR AKADEMIK PPDB ONLINE


Keterangan:
-    Isi No Peserta dengan nomor peserta, kalau melihat di dokumen PIN PPDB.pdf isikan nomer ini pada bab NO_UJIAN
-    Isi token/password dengan nomer PIN milik penerima yang ada pada dokumen PIN PPDB.pdf
-    Isikan NIK (Nomor Induk Kependudukan) yang ada di Kartu Keluarga. NIK harus milik nama calon peserta
-    ISIKAN Nomor KK (Kartu Keluarga), Nomor seri Kartu keluarga yang dimiliki keluarga calon peserta
-    Isikan ALAMAT sesuai dengan alamat yang ada di Kartu Keluarga. Ingat, data alamat harus sesuai dengan Kartu Keluarga. Meski tinggal rumahnya berbeda dengan alamat di dokumen Kartu Keluarga, alamat yang diisikan di sini yaitu alamat yang ada di Kartu Keluarga. Bukan sesuai dengan Surat KEterangan Domisili atau semisalnya.
-    Pilih Provinsi, Kota/Kabupaten, Kelurahan, RT/RW sesuai dengan Dokumen Kartu Keluarga
-    Masukkan Kode pengamanan sesuai dengan Captcha (kode nomer acak) sesuai dengan gambar yang ditampilkan
-    Klik Cari AKUN
Setelah jawaban dan pengisian benar, maka akan tampil ibarat gambar pada nomor 4.

4.    Kemudian bikin PASSWORD sesuai keinginan. INGAT: Jangan hingga lupa

 AKTIFKAN AKTIVASI AKUN PPDB UNTUK MENDAFTAR Sekolah Menengah Pertama NEGERI JALUR AKADEMIK DARI TANGGAL  CARA AKTIVASI AKUN PPDB JALUR AKADEMIK PPDB ONLINE


Keterangan:
-    Jika berhasil, maka akan ada data sesuai dengan yang Kartu Keluarga
-    Isikan PASSWORD sesuai KEINGINAN. Password ini akan dipakai untuk login lagi
-    Konfirmasi PASSWORD yang tadi diisikan pada kolom password
-    Klik AKTIVASI AKUN
Setelah berhasil akan tampil halaman ibarat langkah nomor 5

5.    Setelah berhasil, Maka akan tampil halaman ibarat berikut

 AKTIFKAN AKTIVASI AKUN PPDB UNTUK MENDAFTAR Sekolah Menengah Pertama NEGERI JALUR AKADEMIK DARI TANGGAL  CARA AKTIVASI AKUN PPDB JALUR AKADEMIK PPDB ONLINE


Keterangan:
-    Tampilan halaman di atas sudah berhasil, silakan klik KELUAR
6.    Kemudian LoGIN  lagi

 AKTIFKAN AKTIVASI AKUN PPDB UNTUK MENDAFTAR Sekolah Menengah Pertama NEGERI JALUR AKADEMIK DARI TANGGAL  CARA AKTIVASI AKUN PPDB JALUR AKADEMIK PPDB ONLINE


Keterangan:
-    Silakan Login dengan memakai nomor penerima yang ada dalam dokumen PIN PPDB.pdf
-    Isikan PASSWORD yang telah Anda buat ibarat pada langkah No. 4. Password di sini bukan pin pada dokumen PPDB.pdf, tetapi password yang telah dibentuk pada langkah nomor 4.
-    Masukkan Captcha sesuai dengan gambar yang ditampilkan, kemudian klik LOGIN
Sampai tanggal 9 hingga 10 Juli 2018, registrasi Online belum sanggup diakses. Silakan untuk mencari isu lebih lanjut mengenai cara registrasi online pada situs ini dengan akun yang sudah Anda login.
Di situs ini juga Kalian sanggup melihat data passing grade, alamat sekolah, daya tampung, dan sebagainya melalui link yang telah disediakan pada situs.

AKTIVASI AKUN INI KHUSUS BAGI LULUSAN TAHUN SEBELUMNYA DAN DILAKUKAN DARI TANGGAL 28 JUNI 2018 HINGGA 3 JULI 2018. APABILA AKUN BELUM SEGERA DIAKTIFKAN ATAU MELEWATI TANGGAL TERSEBUT, KALIAN TIDAK DAPAT MENGIKUTI PROSES PENDAFTARAN ONLINE.

INFORMASI LEBIH LANJUT SILAKAN KUNJUNGI INFORMASI DI  https://kotadepok.siap-ppdb.com/#/020001/aturan

JIKA ADA PERTANYAAN SILAKAN HUBUNGI GURU KELAS MASING-MASING



AKTIFKAN AKTIVASI AKUN PPDB UNTUK MENDAFTAR Sekolah Menengah Pertama NEGERI JALUR AKADEMIK DARI TANGGAL 28 JUNI 2018 HINGGA 03 JUNI 2018

CARA-CARANYA:
1.    MASUK KE SITUS https://kotadebpok.siap-ppdb.com/. Nanti akan tampil halaman ibarat berikut.


 AKTIFKAN AKTIVASI AKUN PPDB UNTUK MENDAFTAR Sekolah Menengah Pertama NEGERI JALUR AKADEMIK DARI TANGGAL  CARA AKTIVASI AKUN PPDB JALUR AKADEMIK PPDB ONLINE


Kemudian klik PPDB Online Jenjang Sekolah Menengah Pertama yang berwarna biru (lihat gambar), kalau memakai seluler pilih SMP. Nanti akan tampil halaman ibarat gambar pada langkah no.2

2.    Kemudian pilih AKTIVASI AKUN

 AKTIFKAN AKTIVASI AKUN PPDB UNTUK MENDAFTAR Sekolah Menengah Pertama NEGERI JALUR AKADEMIK DARI TANGGAL  CARA AKTIVASI AKUN PPDB JALUR AKADEMIK PPDB ONLINE



3.    Isi Data

 AKTIFKAN AKTIVASI AKUN PPDB UNTUK MENDAFTAR Sekolah Menengah Pertama NEGERI JALUR AKADEMIK DARI TANGGAL  CARA AKTIVASI AKUN PPDB JALUR AKADEMIK PPDB ONLINE


Keterangan:
-    Isi No Peserta dengan nomor peserta, kalau melihat di dokumen PIN PPDB.pdf isikan nomer ini pada bab NO_UJIAN
-    Isi token/password dengan nomer PIN milik penerima yang ada pada dokumen PIN PPDB.pdf
-    Isikan NIK (Nomor Induk Kependudukan) yang ada di Kartu Keluarga. NIK harus milik nama calon peserta
-    ISIKAN Nomor KK (Kartu Keluarga), Nomor seri Kartu keluarga yang dimiliki keluarga calon peserta
-    Isikan ALAMAT sesuai dengan alamat yang ada di Kartu Keluarga. Ingat, data alamat harus sesuai dengan Kartu Keluarga. Meski tinggal rumahnya berbeda dengan alamat di dokumen Kartu Keluarga, alamat yang diisikan di sini yaitu alamat yang ada di Kartu Keluarga. Bukan sesuai dengan Surat KEterangan Domisili atau semisalnya.
-    Pilih Provinsi, Kota/Kabupaten, Kelurahan, RT/RW sesuai dengan Dokumen Kartu Keluarga
-    Masukkan Kode pengamanan sesuai dengan Captcha (kode nomer acak) sesuai dengan gambar yang ditampilkan
-    Klik Cari AKUN
Setelah jawaban dan pengisian benar, maka akan tampil ibarat gambar pada nomor 4.

4.    Kemudian bikin PASSWORD sesuai keinginan. INGAT: Jangan hingga lupa

 AKTIFKAN AKTIVASI AKUN PPDB UNTUK MENDAFTAR Sekolah Menengah Pertama NEGERI JALUR AKADEMIK DARI TANGGAL  CARA AKTIVASI AKUN PPDB JALUR AKADEMIK PPDB ONLINE


Keterangan:
-    Jika berhasil, maka akan ada data sesuai dengan yang Kartu Keluarga
-    Isikan PASSWORD sesuai KEINGINAN. Password ini akan dipakai untuk login lagi
-    Konfirmasi PASSWORD yang tadi diisikan pada kolom password
-    Klik AKTIVASI AKUN
Setelah berhasil akan tampil halaman ibarat langkah nomor 5

5.    Setelah berhasil, Maka akan tampil halaman ibarat berikut

 AKTIFKAN AKTIVASI AKUN PPDB UNTUK MENDAFTAR Sekolah Menengah Pertama NEGERI JALUR AKADEMIK DARI TANGGAL  CARA AKTIVASI AKUN PPDB JALUR AKADEMIK PPDB ONLINE


Keterangan:
-    Tampilan halaman di atas sudah berhasil, silakan klik KELUAR
6.    Kemudian LoGIN  lagi

 AKTIFKAN AKTIVASI AKUN PPDB UNTUK MENDAFTAR Sekolah Menengah Pertama NEGERI JALUR AKADEMIK DARI TANGGAL  CARA AKTIVASI AKUN PPDB JALUR AKADEMIK PPDB ONLINE


Keterangan:
-    Silakan Login dengan memakai nomor penerima yang ada dalam dokumen PIN PPDB.pdf
-    Isikan PASSWORD yang telah Anda buat ibarat pada langkah No. 4. Password di sini bukan pin pada dokumen PPDB.pdf, tetapi password yang telah dibentuk pada langkah nomor 4.
-    Masukkan Captcha sesuai dengan gambar yang ditampilkan, kemudian klik LOGIN
Sampai tanggal 9 hingga 10 Juli 2018, registrasi Online belum sanggup diakses. Silakan untuk mencari isu lebih lanjut mengenai cara registrasi online pada situs ini dengan akun yang sudah Anda login.
Di situs ini juga Kalian sanggup melihat data passing grade, alamat sekolah, daya tampung, dan sebagainya melalui link yang telah disediakan pada situs.

AKTIVASI AKUN INI KHUSUS BAGI LULUSAN TAHUN SEBELUMNYA DAN DILAKUKAN DARI TANGGAL 28 JUNI 2018 HINGGA 3 JULI 2018. APABILA AKUN BELUM SEGERA DIAKTIFKAN ATAU MELEWATI TANGGAL TERSEBUT, KALIAN TIDAK DAPAT MENGIKUTI PROSES PENDAFTARAN ONLINE.

INFORMASI LEBIH LANJUT SILAKAN KUNJUNGI INFORMASI DI  https://kotadepok.siap-ppdb.com/#/020001/aturan

JIKA ADA PERTANYAAN SILAKAN HUBUNGI GURU KELAS MASING-MASING




A.    Dasar Pembuatan Aplikasi

Salah satu kiprah guru kelas ialah mengadministrasikan pengajarannya biar kepala sekolah sanggup mengevaluasi tugasnya. Kepala sekolah atau pihak yang berkepentingan di dalamnya sanggup melihat data manajemen tersebut untuk menilai keberhasilan guru selama mengajar. Belum lagi, sekarang diterapkannya dua kurikulum sekaligus yaitu Kurikulum 2006 dan/atau Kurikulum 2013. Namun, pada kesannya semua sekolah akan menerapkan Kurikulum 2013.

Selain itu, manajemen selama mengajar juga sanggup menjadi persyaratan adminsitratif, terutama bagi guru PNS untuk mendapat nilai Angka Kredit.

Di kurun tehnologi ini, cara kerja manual yang biasa guru lakukan sehari-hari dianggap sudah ketinggalan. Guru yang mengolah data secara manual, semisal mencari rata-rata nilai kelas dengan memakai kalkulator, ternyata lebih menguras tenaga dan pikiran. Jika pun tidak begitu, guru yang sudah mengenal aplikasi pengolahan nilai menyerupai Microsoft Excel-pun membutuhkan pengetahuan dasar mengenai formula/rumus biar sanggup mendapat hasil data yang diinginkan.

New Aplikasi Administrasi Guru Kelas.xlsm ialah aplikasi buatan dari aktivitas bawaan Microsoft Excel dengan penambahan bahasa pemograman visual basic. New Aplikasi Adminsitrasi Guru Kelas.xlsm, selanjutnya disingkat NAAGK, mengolah data manajemen guru kelas secara otomatis terkalkulasi melalui bahasa pemograman dalam satu aplikasi. Selain itu, beberapa sajian bawaan (default) Microsoft Excel diganti dengan menu-menu administrasi.

Aplikasi NAAGK ini mengolah data selama guru mengajar di kelas. Seperti pengolahaan data nilai, data kehadiran siswa, grafik kehadiran, Ketuntasan Belajar beserta grafiknya, Kalender Pendidikan, Program Semester, dan lain-lain.  Aplikasi ini juga sanggup mengarsipkan hasil pengolahan data tersebut dalam beberapa tipe file. Misalnya dibentuk file Ms. Excel, Pdf, ataupun dalam bentuk print out langsung. Sehingga, melalui NAAGK ini sanggup dipakai hingga kapanpun selama kurikulum KTSP berlaku.

Bahasa pemograman dalam NAAGK mengacu rumus/formula pengolahan data berdasarkan Standar Penilaian pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). NAAGK sudah dipakai oleh penulis selama menjalankan tugasnya sebagai Guru Kelas.

Sebelum Anda sanggup memakai aplikasi ini, ada hal penting yang harus Anda penuhi. Pertama, aplikasi ini bekerja pada Microsoft Excel yang bekerja pada Sistem Operasi Windows (Linux, Machintosh, belum bisa). Kedua, aplikasi ini harus mengaktifkan Macro Setting. Ketiga, di komputer Anda harus mempunyai Drive D. Umunya nama drive ini ialah DATA (D). Drive D diharapkan untuk pembuatan dan penyimpanan Folder yang dilakukan oleh aplikasi.

B.    Fitur Utama Aplikasi

Aplikasi NAAGK mempunyai beberapa fitur yang sanggup Anda lihat pada menu-menu kafe aplikasi. Menu-menu tersebut sanggup dikelompokkan pada tab menu. Tab Menu ialah sajian utama yang berisi kumpulan menu-menu lain. Seperti dalam Microsoft Excel pada umumnya. Tab Menu sanggup Anda lihat menyerupai Menu: Home, Insert, Page Layout, Formulas, Data, View. Untuk lebih jelasnya, Silakan Anda lihat gambar di bawah ini.

 Salah satu kiprah guru kelas ialah mengadministrasikan pengajarannya biar kepala sekolah  Panduan Aplikasi Adminsitrasi Guru Kelas (Part 1: Pengenalan Fitur)
Gambar 1.1: Screenshoot Tampilan Awal Aplikasi


Pada aplikasi NAAGK,  Tab sajian tersebut diganti dengan Tab Menu aplikasi. Tab Menu default Microsoft Excel disembunyikan dan diganti dengan Tab Menu khusus. Pada aplikasi ini sengaja diganti biar sanggup memudahkan pengguna aplikasi. Berikut tampilan Tab Menu NAAGK.

Tab 1: Settingan Awal

 Salah satu kiprah guru kelas ialah mengadministrasikan pengajarannya biar kepala sekolah  Panduan Aplikasi Adminsitrasi Guru Kelas (Part 1: Pengenalan Fitur)
Gambar 1.2: Tampilan Menu Settingan Awal


Dalam settingan  terdapat grup Menu:
Tab Menu Settingan Awal berisi beberapa sajian utama aplikasi di mana settingan awal ini besar lengan berkuasa pada proses penyimpanan. Tab sajian Setingan Awal berisi beberapa sajian utama. Di antaranya:

a.    Beranda

Menu Beranda berisi pengaturan identitas aplikasi. Pengisian pada halaman ini besar lengan berkuasa terhadap pengaturan identitas nama sekolah, semester, dan kelas. Misalnya pada pengisian Nama Sekolah, halaman-halaman yang membutuhkan identitas sekolah menyerupai identitas penilaian, penamaan file, dan lain-lain.

Begitu juga dengan pengisian Semester pada halaman ini. Misalnya Anda isikan angka 1 yang menunjukkan aplikasi ini dipakai untuk semester 1. Maka aplikasi ini mengatur hal-hal yang berkaitan dengan pengadministrasian di semester 1. Misalnya untuk nama-nama bulan di semester 1 pada pilihan nama bulan di sajian Kehadiran Siswa, UAS (jika semester 2, maka aplikasi akan menampilkan UKK).
Selain itu, pengisian pada halaman Beranda ini secara keseluruhan besar lengan berkuasa pada Out put yang akan dihasilkan aplikasi. Misalnya, pada tahap penyimpanan dalam bentuk excel atau pdf. Maka aplikasi akan otomatis menyebarkan folder dengan nama yang diambil dari pengisian di halaman Beranda ini.
Contohnya menyerupai pengisian pada gambar 1.2 dimana pengisan pada Nama Sekolah terisi SD Negeri Ratujaya 1, pengisian pada Tahun Pelajaran terisi  2016 dan 2017, pengisian Kelas terisi dengan angka 6, dan pengisian Semester terisi dengan angka 2. Ketika Anda ingin menyimpan suatu halaman pada aplikasi ini dalam bentuk file Microsoft Excel atau Pdf, secara otomatis di DriveD komputer Anda akan terbuat Folder dengan nama FOLDER_ADMINISTRASI_KELAS_VI B_Tahun Pelajaran 2016_2017_semester_1. Untuk lebih jelasnya akan ada klarifikasi pada tahap penggunaan aplikasi di potongan selanjutnya.

b.    Identitas Administrasi

Menu ini akan menampilkan halaman Identitas Administrasi yang berisikan informasi mengenai identitas Anda sebagai Guru Kelas. Halaman ini berisi pengisian mengenai identitas dinas Anda, Nama Kepala Sekolah beserta NIP-nya, juga pengisian nama kelas Anda.
Halaman ini mempunyai kegunaan untuk identitas manajemen Anda ketika ingin melaporkan semua administrasi. Umumnya bagi guru PNS ketika akan melaporkan manajemen kerjanya. Atau sanggup juga mempunyai kegunaan bagi kepala sekolah Anda ketika melaksanakan supervisi kelas.
Pada pengisian kelas, Anda sanggup mengisikan nama kelas Anda. Sekolah yang membuka rombongan mencar ilmu (rombel) pada masing-masing jenjang kelasnya, nama kelas ini akan dibedakan dengan memberi instruksi kelas tertentu. Misalnya untuk kelas 6 di sekolah penulis. Kelas 6 membuka 2 rombel. Maka, nama kelas masing-masing ialah kelas 6 A dan kelas 6B.
Pengisian nama kelas ini juga besar lengan berkuasa terhadap out put (seperti yang dijelaskan pada sajian Beranda di atas). Nama kelas ini akan menjadi identitas folder hasil keluaran (output) ketika Anda menyimpan suatu halaman aplikasi dalam format Microsoft Excel atau Pdf.

c.    Biodata Guru Kelas

Menu ini akan menampilkan halaman Biodata Guru Kelas.  Halaman Biodata Guru Kelas mempunyai kegunaan untuk identitas guru kelas. Pengisian halaman ini mempunyai kegunaan untuk arsip saja.

d.    Biodata Siswa

Menu Biodata Siswa menampilkan halaman Biodata Siswa berdasarkan format M-16 kelas 6. Hal ini bertujuan biar ketika diharapkan biodata siswa, Anda sanggup mengeksport/menyimpan halaman ini dalam format Microsoft Excel atau Pdf. Dari hasil output tersebut sanggup Anda gunakan untuk kepentingan pembuatan daftar calon penerima Ujian Sekolah/Madrasah.

e.    Input Siswa

Ketika Anda menekan sajian ini, maka aplikasi akan menampilkan halaman Biodata Siswa. Menu Input Siswa ini akan memunculkan form Input Data Siswa yang mempunyai kegunaan untuk membantu pengisian biodata siswa oleh Anda.

Sebelum menampilkan form, ada pesan konfirmasi yang harus Anda pilih. Pesan tersebut mengkonfirmasi apakah data yang sudah ada tersebut perlu dihapus atau tidak. Jika Anda pertama kali memakai aplikasi ini, Anda sanggup mengeklik ‘Yes’ untuk menghapus keseluruhan data identitas kemudian Anda mengisi data siswa mulai dari awal sesudah halaman tersebut dikosongkan dari data lama. Jika Anda hanya ingin menambahkan data siswa saja tanpa harus menghapus data yang sudah ada, klik tombol ‘Cancel’ pada pesan tersebut. Maka Form akan muncul untuk Anda pergunakan dalam pengisian biodata siswa.

f.    Import Data

Menu ini bekerja pada halaman Biodata Siswa. Jika Anda sudah mempunyai data/file mengenai biodata siswa kelas Anda, maka Anda sanggup meng-import file tersebut melalui sajian ini. Akan tetapi, file yang akan Anda import tersebut haruslah sama dengan format yang diatur oleh aplikasi NAAGK.

Apabila file yang diimport tersebut tidak sesuai dengan format yang diatur oleh aplikasi NAAGK, data yang diimport ke halaman biodata siswa ini sangat mungkin tidak sesuai terisi. Untuk memakai sajian ini, sebaiknya Anda unduh (download) terlebih dahulu format biodata siswa tersebut melalui sajian di sebelahnya (menu Download format Import), kemudian Anda isikan sesuai dengan format hasil unduhan tersebut. Setelah itu Anda sanggup mengimport file pengisian tersebut melalui sajian ini.

 Oleh alasannya sajian ini bekerja untuk pengadministrasian Biodata siswa, maka halaman yang akan muncul ialah halaman Biodata Siswa. Sekalipun Anda membuka halaman lain selain halaman Biodata Siswa.

g.    Download Format Import

Seperti yang dijelaskan pada sajian Import Data, Anda sanggup mengunduh format Biodata Siswa melalui sajian ini. Hasil unduhan akan tersimpan otomatis di Drive D dengan nama Folder sesuai dengan pengisian pada halaman Beranda. File hasil unduhan akan tersimpan di sub-folder dengan nama File Download Import.

Singkatnya, coba perhatikan video ilustrasi berikut:



OKe... demikian Panduan Aplikasi Administrasi Guru Kelas Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 potongan pertama. Nantikan postingan selanjutnya... 


A.    Dasar Pembuatan Aplikasi

Salah satu kiprah guru kelas ialah mengadministrasikan pengajarannya biar kepala sekolah sanggup mengevaluasi tugasnya. Kepala sekolah atau pihak yang berkepentingan di dalamnya sanggup melihat data manajemen tersebut untuk menilai keberhasilan guru selama mengajar. Belum lagi, sekarang diterapkannya dua kurikulum sekaligus yaitu Kurikulum 2006 dan/atau Kurikulum 2013. Namun, pada kesannya semua sekolah akan menerapkan Kurikulum 2013.

Selain itu, manajemen selama mengajar juga sanggup menjadi persyaratan adminsitratif, terutama bagi guru PNS untuk mendapat nilai Angka Kredit.

Di kurun tehnologi ini, cara kerja manual yang biasa guru lakukan sehari-hari dianggap sudah ketinggalan. Guru yang mengolah data secara manual, semisal mencari rata-rata nilai kelas dengan memakai kalkulator, ternyata lebih menguras tenaga dan pikiran. Jika pun tidak begitu, guru yang sudah mengenal aplikasi pengolahan nilai menyerupai Microsoft Excel-pun membutuhkan pengetahuan dasar mengenai formula/rumus biar sanggup mendapat hasil data yang diinginkan.

New Aplikasi Administrasi Guru Kelas.xlsm ialah aplikasi buatan dari aktivitas bawaan Microsoft Excel dengan penambahan bahasa pemograman visual basic. New Aplikasi Adminsitrasi Guru Kelas.xlsm, selanjutnya disingkat NAAGK, mengolah data manajemen guru kelas secara otomatis terkalkulasi melalui bahasa pemograman dalam satu aplikasi. Selain itu, beberapa sajian bawaan (default) Microsoft Excel diganti dengan menu-menu administrasi.

Aplikasi NAAGK ini mengolah data selama guru mengajar di kelas. Seperti pengolahaan data nilai, data kehadiran siswa, grafik kehadiran, Ketuntasan Belajar beserta grafiknya, Kalender Pendidikan, Program Semester, dan lain-lain.  Aplikasi ini juga sanggup mengarsipkan hasil pengolahan data tersebut dalam beberapa tipe file. Misalnya dibentuk file Ms. Excel, Pdf, ataupun dalam bentuk print out langsung. Sehingga, melalui NAAGK ini sanggup dipakai hingga kapanpun selama kurikulum KTSP berlaku.

Bahasa pemograman dalam NAAGK mengacu rumus/formula pengolahan data berdasarkan Standar Penilaian pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). NAAGK sudah dipakai oleh penulis selama menjalankan tugasnya sebagai Guru Kelas.

Sebelum Anda sanggup memakai aplikasi ini, ada hal penting yang harus Anda penuhi. Pertama, aplikasi ini bekerja pada Microsoft Excel yang bekerja pada Sistem Operasi Windows (Linux, Machintosh, belum bisa). Kedua, aplikasi ini harus mengaktifkan Macro Setting. Ketiga, di komputer Anda harus mempunyai Drive D. Umunya nama drive ini ialah DATA (D). Drive D diharapkan untuk pembuatan dan penyimpanan Folder yang dilakukan oleh aplikasi.

B.    Fitur Utama Aplikasi

Aplikasi NAAGK mempunyai beberapa fitur yang sanggup Anda lihat pada menu-menu kafe aplikasi. Menu-menu tersebut sanggup dikelompokkan pada tab menu. Tab Menu ialah sajian utama yang berisi kumpulan menu-menu lain. Seperti dalam Microsoft Excel pada umumnya. Tab Menu sanggup Anda lihat menyerupai Menu: Home, Insert, Page Layout, Formulas, Data, View. Untuk lebih jelasnya, Silakan Anda lihat gambar di bawah ini.

 Salah satu kiprah guru kelas ialah mengadministrasikan pengajarannya biar kepala sekolah  Panduan Aplikasi Adminsitrasi Guru Kelas (Part 1: Pengenalan Fitur)
Gambar 1.1: Screenshoot Tampilan Awal Aplikasi


Pada aplikasi NAAGK,  Tab sajian tersebut diganti dengan Tab Menu aplikasi. Tab Menu default Microsoft Excel disembunyikan dan diganti dengan Tab Menu khusus. Pada aplikasi ini sengaja diganti biar sanggup memudahkan pengguna aplikasi. Berikut tampilan Tab Menu NAAGK.

Tab 1: Settingan Awal

 Salah satu kiprah guru kelas ialah mengadministrasikan pengajarannya biar kepala sekolah  Panduan Aplikasi Adminsitrasi Guru Kelas (Part 1: Pengenalan Fitur)
Gambar 1.2: Tampilan Menu Settingan Awal


Dalam settingan  terdapat grup Menu:
Tab Menu Settingan Awal berisi beberapa sajian utama aplikasi di mana settingan awal ini besar lengan berkuasa pada proses penyimpanan. Tab sajian Setingan Awal berisi beberapa sajian utama. Di antaranya:

a.    Beranda

Menu Beranda berisi pengaturan identitas aplikasi. Pengisian pada halaman ini besar lengan berkuasa terhadap pengaturan identitas nama sekolah, semester, dan kelas. Misalnya pada pengisian Nama Sekolah, halaman-halaman yang membutuhkan identitas sekolah menyerupai identitas penilaian, penamaan file, dan lain-lain.

Begitu juga dengan pengisian Semester pada halaman ini. Misalnya Anda isikan angka 1 yang menunjukkan aplikasi ini dipakai untuk semester 1. Maka aplikasi ini mengatur hal-hal yang berkaitan dengan pengadministrasian di semester 1. Misalnya untuk nama-nama bulan di semester 1 pada pilihan nama bulan di sajian Kehadiran Siswa, UAS (jika semester 2, maka aplikasi akan menampilkan UKK).
Selain itu, pengisian pada halaman Beranda ini secara keseluruhan besar lengan berkuasa pada Out put yang akan dihasilkan aplikasi. Misalnya, pada tahap penyimpanan dalam bentuk excel atau pdf. Maka aplikasi akan otomatis menyebarkan folder dengan nama yang diambil dari pengisian di halaman Beranda ini.
Contohnya menyerupai pengisian pada gambar 1.2 dimana pengisan pada Nama Sekolah terisi SD Negeri Ratujaya 1, pengisian pada Tahun Pelajaran terisi  2016 dan 2017, pengisian Kelas terisi dengan angka 6, dan pengisian Semester terisi dengan angka 2. Ketika Anda ingin menyimpan suatu halaman pada aplikasi ini dalam bentuk file Microsoft Excel atau Pdf, secara otomatis di DriveD komputer Anda akan terbuat Folder dengan nama FOLDER_ADMINISTRASI_KELAS_VI B_Tahun Pelajaran 2016_2017_semester_1. Untuk lebih jelasnya akan ada klarifikasi pada tahap penggunaan aplikasi di potongan selanjutnya.

b.    Identitas Administrasi

Menu ini akan menampilkan halaman Identitas Administrasi yang berisikan informasi mengenai identitas Anda sebagai Guru Kelas. Halaman ini berisi pengisian mengenai identitas dinas Anda, Nama Kepala Sekolah beserta NIP-nya, juga pengisian nama kelas Anda.
Halaman ini mempunyai kegunaan untuk identitas manajemen Anda ketika ingin melaporkan semua administrasi. Umumnya bagi guru PNS ketika akan melaporkan manajemen kerjanya. Atau sanggup juga mempunyai kegunaan bagi kepala sekolah Anda ketika melaksanakan supervisi kelas.
Pada pengisian kelas, Anda sanggup mengisikan nama kelas Anda. Sekolah yang membuka rombongan mencar ilmu (rombel) pada masing-masing jenjang kelasnya, nama kelas ini akan dibedakan dengan memberi instruksi kelas tertentu. Misalnya untuk kelas 6 di sekolah penulis. Kelas 6 membuka 2 rombel. Maka, nama kelas masing-masing ialah kelas 6 A dan kelas 6B.
Pengisian nama kelas ini juga besar lengan berkuasa terhadap out put (seperti yang dijelaskan pada sajian Beranda di atas). Nama kelas ini akan menjadi identitas folder hasil keluaran (output) ketika Anda menyimpan suatu halaman aplikasi dalam format Microsoft Excel atau Pdf.

c.    Biodata Guru Kelas

Menu ini akan menampilkan halaman Biodata Guru Kelas.  Halaman Biodata Guru Kelas mempunyai kegunaan untuk identitas guru kelas. Pengisian halaman ini mempunyai kegunaan untuk arsip saja.

d.    Biodata Siswa

Menu Biodata Siswa menampilkan halaman Biodata Siswa berdasarkan format M-16 kelas 6. Hal ini bertujuan biar ketika diharapkan biodata siswa, Anda sanggup mengeksport/menyimpan halaman ini dalam format Microsoft Excel atau Pdf. Dari hasil output tersebut sanggup Anda gunakan untuk kepentingan pembuatan daftar calon penerima Ujian Sekolah/Madrasah.

e.    Input Siswa

Ketika Anda menekan sajian ini, maka aplikasi akan menampilkan halaman Biodata Siswa. Menu Input Siswa ini akan memunculkan form Input Data Siswa yang mempunyai kegunaan untuk membantu pengisian biodata siswa oleh Anda.

Sebelum menampilkan form, ada pesan konfirmasi yang harus Anda pilih. Pesan tersebut mengkonfirmasi apakah data yang sudah ada tersebut perlu dihapus atau tidak. Jika Anda pertama kali memakai aplikasi ini, Anda sanggup mengeklik ‘Yes’ untuk menghapus keseluruhan data identitas kemudian Anda mengisi data siswa mulai dari awal sesudah halaman tersebut dikosongkan dari data lama. Jika Anda hanya ingin menambahkan data siswa saja tanpa harus menghapus data yang sudah ada, klik tombol ‘Cancel’ pada pesan tersebut. Maka Form akan muncul untuk Anda pergunakan dalam pengisian biodata siswa.

f.    Import Data

Menu ini bekerja pada halaman Biodata Siswa. Jika Anda sudah mempunyai data/file mengenai biodata siswa kelas Anda, maka Anda sanggup meng-import file tersebut melalui sajian ini. Akan tetapi, file yang akan Anda import tersebut haruslah sama dengan format yang diatur oleh aplikasi NAAGK.

Apabila file yang diimport tersebut tidak sesuai dengan format yang diatur oleh aplikasi NAAGK, data yang diimport ke halaman biodata siswa ini sangat mungkin tidak sesuai terisi. Untuk memakai sajian ini, sebaiknya Anda unduh (download) terlebih dahulu format biodata siswa tersebut melalui sajian di sebelahnya (menu Download format Import), kemudian Anda isikan sesuai dengan format hasil unduhan tersebut. Setelah itu Anda sanggup mengimport file pengisian tersebut melalui sajian ini.

 Oleh alasannya sajian ini bekerja untuk pengadministrasian Biodata siswa, maka halaman yang akan muncul ialah halaman Biodata Siswa. Sekalipun Anda membuka halaman lain selain halaman Biodata Siswa.

g.    Download Format Import

Seperti yang dijelaskan pada sajian Import Data, Anda sanggup mengunduh format Biodata Siswa melalui sajian ini. Hasil unduhan akan tersimpan otomatis di Drive D dengan nama Folder sesuai dengan pengisian pada halaman Beranda. File hasil unduhan akan tersimpan di sub-folder dengan nama File Download Import.

Singkatnya, coba perhatikan video ilustrasi berikut:



OKe... demikian Panduan Aplikasi Administrasi Guru Kelas Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 potongan pertama. Nantikan postingan selanjutnya... 

Arus pulang kampung biasanya terjadi  menjelang lebaran dan liburan sekolah. Itu terjadi beberapa tahun terakhir yang memang alamanak hijriah dan masehi jatuh pada animo musim kenaikan atau kelulusan sekolah.

 Itu terjadi beberapa tahun terakhir yang memang alamanak hijriah dan masehi jatuh pada mu Antara Arus Mudik dan Balik, Manakah Jumlah Terbanyaknya?


Mudik merupaka even wajib bagi pekerja di kota kota besar, terutama Jakarta dan sekitarnya, untuk berjumpa dengan sanak saudara di kampung halaman. Lama pulang kampung biasanya lebih dari 3 atau 4 hari. Kadang lebih pendek atau lebih panjang dari itu. Tapi yang jelas, adanya libur tersebut benar-benar harus dimanfaatkan untuk saling bertemu saudara dan teman usang di kampung.

Baik pulang kampung maupun balik akan tampak di seoanjang jalanan. Banyak arak-arakan motor dan kendaraan beroda empat seperti tak pernah putus. Bahkan untuk menyebrang jalan pun, hampir susah. Jumlahnya diperkirakan akan memuncak ketika masa kerja mulai meliburkan pegawainya.

Namun, mengetahui jumlah niscaya tiap tahunnya akan berbeda. Bisa jadi dalan satu tahhn jumlah pemudik dan pebalik akan berbeda. Mengingat beberapa faktor yang menyebabkan jumlah itu meningkat dan menurun.

Di bawah ini beberapa faktor yang sanggup membedakan jumlah pemudik dan pebalik dari tahun ke tahun. Di antaranya:

1. Jumlah lulusan produktif meningkat

Tidak sanggup dipungkiri beberapa tahun terakhir aktivitas kelulusan selalu berdekatan dengan aktivitas mudik. Angkatan lulusan gres akan mengejar kota-kota besar demi mendapat pekerjaan sesuai ijazah yang ia tempuh. Alhasil, pemudik akan kalah jumlah dengan jumlah yang balik.

Berbeda dengan yang memang sudah bekerja. Mereka akan sempurna sehari sebelum masuk kerja. Dan itu sanggup menjadi alasan pemerintah dalam menentukan puncak arus balik.

2. Krisis Moneter

Indonesia pernah mengalami krisis moneter pada awal-awal masa reformasi. Banyak perusahan tetapkan relasi kerja karyawannya guna mengurangi beban produksi perusahaan. Mantan karyawan ini kebanyakan pulang kampung untuk sementara waktu dan mungkin memghilangkan sakitnya kehilanagan pekerjaan.

Tidak jauh berbeda dengan karyawan suatu perusahaan. Pedagang atau mereka yang sudah memilki perjuangan berdikari pun mengalami imbas yang sama dengan para karyawan. Pedagang banyak yang melarat karena banyak sebab. Salah satunya sanggup disebabkan  harga biaya atau modal melambung tinggi. Sementara daya jual masyarakat kota sedikit mengurangi pengeluaran.

Namun, krisis moneter tidak menyentuh jumlah arus pulang kampung dan balik secara langsung. Melainkan kalau krisis tersebut mendekati lebaran atau masa liburan.

3. Lama Libur Sebelum dan Sesudah Lebaran

Beberapa hari terakhir, ada media daring menyebutkan bahwa arus pulang kampung tahun ini terbilang lancar. Kemacetan panjang yang biasa terjadi ketika pulang kampung sanggup diuraikan.

Saya sendiri tidak tahu pasti, tapi yang terang pulang kampung atau balik sering terjadi kemacetan pada satu waktu-waktu. Dan itu berbagai penyebabnya.

Mudik biasanya mulai membeludak ketika masa cuti kerja ketika berlebaran mulai. Biasanya pada hari terakhir kerja, mereka akaan bergegas ke kampung halaman.

Waktu masuk kerja juga menjadi penyebab membludaknya arus balik. Keinginan berlama-lama berkumpul bersama keluarga sering melatarbelakangi alasan menentukan hari kapan kembali ke kawasan kerja.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget