Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh rahmat. Pada bulan ini, tidak hanya ibadah puasa saja yang menjadi kenikmatan dan keberkahan. Ibadah-ibadah lain pun menjadi ...
Sebelum menyusun jadwal rutinitas di bulan Ramadhan, alangkah baiknya kita tentukan dahulu apa sasaran ibadah kita. Misalnya saya daftarkan sebagai berikut:
- khatam Al Alquran 5 kali
- selalu shalat fardhu di masjid
- memper
- shadaqoh tiap hari
- menyantuni anak yatim
- mengikuti kuliah subuh setiap hari
contoh jadwal rutinitas
Subuh
- Mandi + Shalat Subuh berjamaah
- Tadarus dan Tadabur Al-Quran
- Menyiapkan pembelajaran
- Ro'an (bebersih)
- Memanaskan sepeda Motor
- mengajak persiapan sekolah adik
Dhuha
- Wudhu + shalat sunah dhuha
- berangkat ke sekolah
------------
ibadah kerja
------------
Dhuhur
- Mandi/wudhu
- Shalat Dhuhur berjamaah
- Tadarus dan tadabur Al-quran
- Makan siang
- Mengevaluasi kerjaan
- berkarya sastra
- menyiapkan adik sekolah madrasah
- membaca buku bacaan
- ro'an
- istirahat
Ashar
- Mandi/wudhu
- tadarus dan tadabur Al-Quran
- membaca buku bacaan
- berkarya sastra
- ro'an
- menjemput adik
Maghrib
- mandi/wudhu
- shalat maghrib
- tadarus dan tadabur al-Quran
- bimbingan terhadap adik
- makan malam
Isya
- shalat isya berjamaah
- tadarus dan tadabur Al-Quran
- menyiapkan persiapan kerja
- berkarya sastra
- membaca buku
- bersantai/menonton televisi
- tidur
Qiyamul Lail
- shalat tahajud/tobat/tasbih/hajat
- Dzikir dan Wirid
- Muhasabah dan doa
- tidur lagi*
Sebelum menyusun jadwal rutinitas di bulan Ramadhan, alangkah baiknya kita tentukan dahulu apa sasaran ibadah kita. Misalnya saya daftarkan sebagai berikut:
- khatam Al Alquran 5 kali
- selalu shalat fardhu di masjid
- memper
- shadaqoh tiap hari
- menyantuni anak yatim
- mengikuti kuliah subuh setiap hari
Saatnya Menyusun Jadwal Rutinitas Kualitas di Bulan Ramadhan
Untuk itulah, saya sengaja menciptakan jadwal rutinitasku. Aku meyakini landasan-landasan bagaimana saya menciptakan jadwal ini. Dengan berharap perbaikan watak melalui jadwal yang lebih berpatokan pada waktu shalat mantubah, maka segala acara yang dilakukan di antara waktu-waktu shalat tersebut akan berkah. Harapan ini bagiku logis. Sebab saya meyakini bahwa orang yang berusaha memperbaiki hatinya terhadap Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan gampang untuk memperbaiki kehidupannya yang lain. Bukan saja karena kebiasaan dan tanggung jawab menjalani jadwal itu, melainan Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan membantu. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman, "Tidaklah Allah mengubah suatu kaum, melainkan kaum itu sendiri yang mau mengubahnya."
***
==(( Jadwal Shalat yang Berpatokan pada Waktu Shalat ))==
Aku meyakini bahwa orang yang sedang memperbaiki shalatnya, maka segala sektor kehidupan yang lainnya juga otomatis akan berubah lebih baik. Begitupun jadwal yang berpatokan pada waktu shalat, maka yang menjadi pilar pembatas dan pengokoh seluruh acara akan lebih besar lengan berkuasa pondasinya. Bagi acara yang dijalankan pada hari itu akan serasa ringan dan hening sebab sudah menjalankan kewajibannya sebagai seorang hamba. Apalagi kalau jadwal itu tertib dijalankan sesuai apa-apa yang sudah digariskan, tentu shalat lima waktu pun akan ditunaikan sempurna pada waktunya.
Jadwal yang sedang saya susun ini dimulai dari kegiatan pada pagi hari. Dimulai dari acara bangkit tidur hingga dengan waktu tidur lagi. Antara kedua waktu tersebut sebgai 'pos' acara yaitu waktu shalat. Pada 'pos' di sini akan ditempatkan acara eksplisit untuk merefleksikan seluruh kegiatan yang sudah terjadwalkan. Apakah sudah sesuai dengan apa-apa yang sudah direncakana atau belum. Apakah ada hambatan dalam pelaksanaan jadwal tersebut dan apa-apa yang menjadi solusinya untuk kedepannya. Jika ada jadwal yang tidak ditunaikan, layakkah mendapat toleransi. Konsekuensi apa yang sanggup kita terapkan biar mengakibatkan imbas jera dan tidak lagi mengulangi kemalasan mengulangi pelanggarannya terhadap apa-apa yang sudah direncanakan oleh jadwal.
Sebelum menuliskan jadwal, ada baiknya mendaftarkan terlebih dahulu seluruh acara yang biasa dilakukan. Aktivitas yang sering kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Kelompokkan ke dalam acara rutinitas dan kewajiban serta acara kebutuhan. Jenis pengelompokkan ini pun perlu dirumuskan biar mengetahui urgensi/pentingnya jenis acara ini.
Jika semua sudah didaftarkan, tulislah kerangka jadwalnya. Tempatkan aktivitas-aktivitas tersebut di antara pos-pos tadi. Lalu tulislah dan pampang jadwal rutintias itu di daerah yang gampang kita lihat dan ingat. Boleh di dinding kamar dengan poster besar, atau dibentuk semenarik mungkin. Dengan begitu kita akan merasa gembira pada kesepakatan yang kita buat sendiri. Program ini selain untuk mendidik kedisiplinan juga sanggup menumbuhkan perilaku tanggung jawab terhadap apa-apa yang sudah dikomitmenkan.
***
==(({ Jadwal Rutinitasku }))==
Subuh
- Mandi + Shalat Subuh berjamaah
- Tadarus dan Tadabur Al-Quran
- Menyiapkan pembelajaran
- Ro'an (bebersih)
- Memanaskan sepeda Motor
- mengajak persiapan sekolah adik
Dhuha
- Wudhu + shalat sunah dhuha
- berangkat ke sekolah
------------
ibadah kerja
------------
Dhuhur
- Mandi/wudhu
- Shalat Dhuhur berjamaah
- Tadarus dan tadabur Al-quran
- Makan siang
- Mengevaluasi kerjaan
- berkarya sastra
- menyiapkan adik sekolah madrasah
- membaca buku bacaan
- ro'an
- istirahat
Ashar
- Mandi/wudhu
- tadarus dan tadabur Al-Quran
- membaca buku bacaan
- berkarya sastra
- ro'an
- menjemput adik
Maghrib
- mandi/wudhu
- shalat maghrib
- tadarus dan tadabur al-Quran
- bimbingan terhadap adik
- makan malam
Isya
- shalat isya berjamaah
- tadarus dan tadabur Al-Quran
- menyiapkan persiapan kerja
- berkarya sastra
- membaca buku
- bersantai/menonton televisi
- tidur
Qiyamul Lail
- shalat tahajud/tobat/tasbih/hajat
- Dzikir dan Wirid
- Muhasabah dan doa
- tidur lagi*
***
Jadwal di atas yaitu jadwal harian. Maksudnya, jadwal di atas dibentuk untuk mewadahi atau menggarisi seluruh kegiatan sehari-hari. Adapun kegiatan semacam kiprah yang mengakibatkan terjadinya perubahan jadwal harus dibentuk terpisah. Kalau jadwal rutinitas ini berlaku juga untuk jadwal kegiatan tugas, atau beberapa proyek kerjaan, tentu keefektifan jadwal rutinitas ini akan terganggu.
Pemisahan jadwal kiprah atau proyek dilakukan biar tidak terjadi ketergantungan terhadap kegiatan sehari-hari. Boleh jadi kita terlalu memaksa dan turut pada jadwal rutinitas yang sudah ditetapkan di atas. Tetapi malah mengabaikan kiprah yang sama penting yang perlu sekali dikerjakan. Pemisahan jadwal kiprah tidak serta merta pula menghapus seluruh kegiatan harian. Jadwal kiprah menjadi teladan dari tenggat waktu kapan kiprah itu harus segera diselesaikan. Poin-poin jadwal kiprah yang sama pentingnya nanti akan dimasukan ke dalam waktu yang memungkinan tugas/kerjaan itu dikerjakan.
Contohnya begini, selain kiprah rutinitas yang terjadwalkan di atas. Tiba-tiba pekerjaan menugasi kita untuk menuntaskan laporan. Tenggat waktu laporan tersebut yaitu 2 minggu. Tugas tersebut sanggup diperinci dengan kegiatan mencari bahan-bahan laporan, pengolahan data laporan, dan penyusunan laporan. Masing-masing kegiatan itu dimasukan ke dalam jadwal rutinitasl pada waktu yang mungkin sanggup dikerjakan. Misalnya mencari bahan-bahan laporan sanggup dilakukan antara waktu Dhuhur hingga Ashar. Maka poin kiprah ini dimasukan ke jadwal rutinitas. Di sini berlaku juga toleransi pada jadwal kegiatan harian yang sudah ditetapkan. Dengan melihat urgensi/kepentingan jadwal pada waktu tersebut, kita sanggup menggantikan kegiatan yang sifatnya tidak terlalu penting dengan kegiatan jadwal kiprah ini.
Namun, perlu digarisbawahi di sini. Derajat kepentingan jadwal rutinitas bukan diartikan sebagai hal yang diremehkan derajat kepentingannya. Tadarus al quran menjadi sangat penting guna mendidik jiwa dan hati. Maka kalau kiprah tadarus ini diganti dengan kegiatan penting, alangkahnya sayangnya. Mestinya kegiatan tadarus al quran ini mendapat prioritas. Sebab kegiatan tadarus al quran juga berkhasiat membantu hati untuk melaukan tindakan biar hati tenang. Oleh karenanya, untuk memasukan jadwal kiprah mesti melihat mana-mana yang perlu digantikan dan mana-mana yang tidak perlu. Kita juga perlu memahami betul pada kegiatan-kegiatan mana yang perlu kita jadikan prioritas terkait duduk perkara mendidik hati. Sebab jadwal rutinitas ini dibentuk bertujuan pokok untuk menciptakan hati istiqomah dan terpaut pada haulah terhadap Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Post a Comment