Satu Rumus Ini, Kau Dapat Menuntaskan Soal Perihal Skala, Perbandingan, Dan Diagram Lingkaran
Skala, Perbandingan, dan diagram bundar menjadi indikator utama untuk naskah soal Matematika Ujian Nasional (Sekarang USBN 2018).
Ketiga bahan ini memiliki cara penyelesaian masing-masing. Akan tetapi, dalam postingan ini aku akan membagikan tehnik penyelesaian yang berbeda. Satu rumus sanggup dipakai untuk menuntaskan ketiga bahan ini.
Rumus tersebut adalah:
Contoh soal:
Dalam soal, diketahui perbandingan uang yang dimiliki oleh A dan B ialah 1 : 3. Uang yang dimiliki oleh A sebesar Rp. 500,-. Berapakah uang si B?
Keterangan:
- Nilai Ditanyakan ialah nilai yang akan dicari dalam penyelesaian soal. Misalnya nilai uang dari soal perbandingan (Perhatikan nanti di contohnya)
- Angka Perbandingan ditanyakan ialah angka perbandingan tertentu dari yang ditanyakan. Misalnya: Perbandingan si A dan B ialah 1: 3. Soal menanyakan unsur dari si B, maka Angka Perbandingan yang ditanyakan ialah 3.
- Angka Perbandingan diketahui ialah angka perbandingan tertentu dari yang diketahui pada soal. Angka perbandingan yang diketahui merujuk pada nilai yang sudah disebutkan dalam soal. Misalnya: Perbandingan si A dan B ialah 1: 3. Uang si A sebesar Rp. 500,00.-. maka Angka Perbandingan yang diketahui berasal dari angka perbandingan si A, yaitu 1.
Cara Pertama
Langkah ke-1: Tentukan unsur-unsur yang diketahui pada soal. Catat dalam "Diketahui". Misalnya:
Diketahui:
Angka Perbandingan A dan B = 1 : 3
Angka perbandingan milik A = 1 (Angka Perbandingan Dik)
Angka Perbandingan milik B = 3 (Angka Perbandingan Dit)
Jumlah Uang milik A = Rp. 500,00.- (Nilai Dik)
Ditanyakan:
Jumlah uang milik B?
Angka Perbandingan A dan B = 1 : 3
Angka perbandingan milik A = 1 (Angka Perbandingan Dik)
Angka Perbandingan milik B = 3 (Angka Perbandingan Dit)
Jumlah Uang milik A = Rp. 500,00.- (Nilai Dik)
Ditanyakan:
Jumlah uang milik B?
Langkah ke-2: Masukkan ke dalam rumus, kemudian hitung!
Uang B = Rp. 1.500,00.-
Cara Kedua
Buat tabel dengan format berikut:
keterangan:
- baris pertama untuk diisi dengan informasi yang ditanyakan
- baris kedua untuk diisi dengan informasi yang diketahui
Gunakan rumus ini:
rumus di atas bekerjsama sama dengan rumus umum di atas. Rumus cara kedua ini hanya untuk mempermudah.
Contoh penyelesaian soal di atas dengan cara mudah:
Tabel:
Keterangan:
Jawaban:
Makara jumlah uang si B sebesar Rp. 1.500,-
- Baris ke-1 isikan data yang ditanyakan. Pada soal yang ditanyakan ialah nilai uang si B. Maka pada kolom Nilai diisi tanda tanya (?). Kemudian, angka perbandingan yang ditanyakan ialah angka perbandingan untuk si B. Diketahui dari soal, angka perbandingan untuk si B ialah 3. Maka pada kolom (Perb.) diisi angka 3. Isi instruksi dengan B sebagai contoh saja.
- Baris ke-2, pada soal diketahui ada angka nilai berupa nominal uang sebesar Rp.1.500, ini merupakan nilai uang si A. Maka kolom Nilai pada baris ke-2 diisi Rp.1.500. Kemudian, isikan instruksi dengan A alasannya data nilai tersbut dimiliki oleh si A sehingga kolom (Perb.) diisi dengan angka perbandingan si A, yakni 1.
Makara jumlah uang si B sebesar Rp. 1.500,-
Contoh Soal Perbandingan
Contoh Soal 1: Perhatikan contoh soal dan pembahasan dengan cara gampang dari aku ini:
Perbandingan uang Lulu dan Lola ialah 2 : 6. Jumlah uang mereka Rp. 240.000,00. Jumlah uang Lulu ialah . . . . (Soal Tryout 2015/2106 Tgl. 10-02-16)
A. Rp. 180.000,00
B. Rp. 160.000,00
C. Rp. 80.000,00
D. Rp. 60.000,00
Perbandingan uang Lulu dan Lola ialah 2 : 6. Jumlah uang mereka Rp. 240.000,00. Jumlah uang Lulu ialah . . . . (Soal Tryout 2015/2106 Tgl. 10-02-16)
A. Rp. 180.000,00
B. Rp. 160.000,00
C. Rp. 80.000,00
D. Rp. 60.000,00
Pembahasan:
Dik:
Angka Perbandingan Lulu dan Lola = 2 : 6
Angak Perbandingan Lulu = 2 (Angka Perbandingan dit)
Angka Perbandingan Lola = 6
Jumlah Uang mereka (uang Lulu dan Lola) = Rp.240.000,00 (Nilai Dik)
Angka perbandingan Dik
= Angka Perbandingan Lulu + Angka Perbandingan Lola
= 2 + 6
= 8
Tabel:
Rumus:
Jawaban:
Jadi, Uang Lulu sebesar Rp. 60.000,00. Opsi Jawaban yang sempurna ialah D
Angka Perbandingan Lulu dan Lola = 2 : 6
Angak Perbandingan Lulu = 2 (Angka Perbandingan dit)
Angka Perbandingan Lola = 6
Jumlah Uang mereka (uang Lulu dan Lola) = Rp.240.000,00 (Nilai Dik)
Angka perbandingan Dik
= Angka Perbandingan Lulu + Angka Perbandingan Lola
= 2 + 6
= 8
Tabel:
Rumus:
Jawaban:
Jadi, Uang Lulu sebesar Rp. 60.000,00. Opsi Jawaban yang sempurna ialah D
Baca juga: Contoh Kisi-kisi Soal Uraian/Essay Matematika USBN SD Beserta Soal dan Pedoman PenskorannyaContoh Soal 2:
Perbandingan umur Sarah dan umur Astri 3 : 5. Jika jumlah umur mereka 40 tahun, maka selisih umur mereka ialah . . . . (Soal Tryout 2015/2106 Tk. Provinsi)
A. 8 tahun
B. 10 tahun
C. 16 tahun
D. 24 tahun
A. 8 tahun
B. 10 tahun
C. 16 tahun
D. 24 tahun
Pembahasan:
Tabel:
Keterangan:
Astri - Sarah artinya selisih umur astri dan sarah. Angka 2 di kolom (Perb.) di sanggup dari angka perbandingan Astri = 5 dikurangi angka perbandingan Sarah = 3, jadi 5 - 3 = 2
Sedangkan Astri + Sarah artinya jumlah umur keduanya= 40 tahun. Angka 8 didapat dari penjumlahan dari angka perbandingan Astri dan Sarah = 2 + 6 = 8
Rumus:
Jawaban: Jadi, selisih umur Astri dan Sarah ialah 8 tahun. Opsi balasan yang sempurna ialah B
Keterangan:
Astri - Sarah artinya selisih umur astri dan sarah. Angka 2 di kolom (Perb.) di sanggup dari angka perbandingan Astri = 5 dikurangi angka perbandingan Sarah = 3, jadi 5 - 3 = 2
Sedangkan Astri + Sarah artinya jumlah umur keduanya= 40 tahun. Angka 8 didapat dari penjumlahan dari angka perbandingan Astri dan Sarah = 2 + 6 = 8
Rumus:
Jawaban: Jadi, selisih umur Astri dan Sarah ialah 8 tahun. Opsi balasan yang sempurna ialah B
Contoh Soal Skala
Untuk Skala, angka perbandingannya dilihat dari skala petanya.Misal skala suatu peta adalah: 1 : 100.000, maka
Angka perbandingan peta/gambar = 1
Angka perbandingan bekerjsama = 100.000
Cara penyelesaiannya pun sama saja. Perhatikan contoh berikut
Contoh Soal Skala:
Diketahui skala suatu peta ialah 1: 250.000. Jika jarak dari kota P ke kota Q pada peta tersebut ialah 2 cm, jarak bekerjsama antara kedua kota tersebut ialah ... (km)
Penyelesaian:
Dik:
Ket:
Dit: Jarak bekerjsama dengan satuan Km?
Jawab:
Satuan yang diminta ialah km, maka:
500.000 cm = .... km
= 500.000 cm ÷ 100.000 (cm ke km ialah naik 5 tingkat)
= 5 km
Jadi, jarak bekerjsama ialah 5 km
Ket:
- Isi baris ke-1 dengan data yang ditanyakan. Karena yang ditanyakan ialah jarak sebenarnya, isikan instruksi dengan “sebenarnya” atau bebas, kemudian pada skala, angka perbandingan bekerjsama ialah 250.000. Kolom nilai diisi tanda tanya (?) alasannya yang ingin dicari nilai jarak sebenarnya.
- Isi baris ke-2 dengan data yang diketahui. Pada soal, ada nilai 2 cm yang merupakan nilai dari jarak pada peta. Maka pada kolom nilai diisi 2, kolom (Perb.) diisi 1 alasannya angka perbandingan skala pada peta/gambar. Isikan kodenya juga
Dit: Jarak bekerjsama dengan satuan Km?
Satuan yang diminta ialah km, maka:
500.000 cm = .... km
= 500.000 cm ÷ 100.000 (cm ke km ialah naik 5 tingkat)
= 5 km
Jadi, jarak bekerjsama ialah 5 km
Contoh Soal Diagram Lingkaran
Seperti halnya tehnik penyelesaian soal perbandingan dan skala, tehnik penyelesaian perbandingan diagram bundar pun sama tehniknya. Perbedaannya terletak pada angka perbandingannya.Pada diagram lingkaran, angka perbandingannya terletak pada gambar diagram. Jika diagram bundar itu satuan derajat, maka perbandingannya ialah angka derajat (sudut). Jika diagram itu satuannya persen (%), maka angka perbandingannya ialah persen.
Perhatikan contoh soal berikut:
Soal:
Perhatikan diagram bundar berikut!
Diagram bundar berikut pertanda mata pelajaran yang disukai oleh siswa kelas VI SDN Ratujaya 1. Jika jumlah siswa 120 anak, maka yang menyuka Matematika ada .... anak
Diagram bundar berikut pertanda mata pelajaran yang disukai oleh siswa kelas VI SDN Ratujaya 1. Jika jumlah siswa 120 anak, maka yang menyuka Matematika ada .... anak
Penyelesaian:
Dik:
Diagram bundar satuan persen, jadi seluruh bundar ialah 100%
Jawab:
Nilai jumlah anak yang menyukai Matematika adalah
Jadi, jumlah anak yang menyukai Matematika ada 12 anak.
Diagram bundar satuan persen, jadi seluruh bundar ialah 100%
Jawab:
Nilai jumlah anak yang menyukai Matematika adalah
Jadi, jumlah anak yang menyukai Matematika ada 12 anak.
Jadi, dengan satu rumus ternyata kita sanggup menuntaskan tiga tipe soal sekaligus.
Semoga bermanfaat ....






